In Memoriam
Aktivis LSM Makassar Berduka, INNALILLAH Haji Baharuddin Ibrahim Spesialis 'Bendahara' Telah Pergi
Selamat Jalan Haji Baharuddin Ibrahim Aktivis LSM Spesialis Bendahara Itu Telah Pergi
Bagi pegiat dan aktivis LSM di Kota Makassar, nama Haji Baharuddin Ibrahim bukan nama asing.
Almarhum meninggalkan seorang istri dan anak.
Kak Bahar sapaan akrabnya meninggalkan kenangan indah bagi sahabat-sahabatnya.
Anggota DPRD Sulsel dari PKB, Wahyuddin AB Kessa, menyampaikan ungkapan kesedihan mendalam atas berpulangnya Kak Bahar.
KEHILANGAN SAHABAT
Innalilahi wa innailaihi rojiun... Telah berpulang ke Rahmatullah sahabat H. Baharuddin Ibrahim..
Rasa kehilangan begitu dalam kami rasakan. Lebih 30 tahun kami bersama, mulai dari mahasiswa hingga sama-sama berjuang di gerakan LSM. Beliau adalah orang jujur, untuk itulah beliau selalu dipercaya sebagai pengelola keuangan.
Sahabat Bahar juga dikenal penyabar dan baik kepada semua orang. Tidak sekalipun kami mendengar kabar kalau beliau pernah bertikai dengan siapapun.
Kami semua merasa kehilangan... Selamat jalan kawan, semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak di sisi Nya, dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan...
Ungkapan duka cita Wahyuddin AB Kessa dengan mentag pentolan aktivis di Sulsel; Helmi Ali, Andi Yudha Yunus, Abdul Rasyid Idris, Ashar Karateng,
Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad juga sangat kehilangan.
"Beliau sangat berdedikasi dengan pekerjaannya. Kami teman-temannya sangat percaya diri jika sudah ada beliau (penanggungjawab dan pengelola keuangan)," kata anggota DPRD Sulsel terpilih 2019 ini.
H. BAHARUDDIN/Suami Hj. St. Rohani. Almarhum adalah bendahara FIK ORNOP/LSM Sulsel 1996-2006 & Bendahara Yayasan esensi 2004-sekarang, Bendahara Perkumpulan Katalis 2012-sekarang.
Berpulang pada hari Selasa, tgl 27 Agst 2019 jam 13.48 di RS. Labuang Baji.
Insya Allah dimakamkan hari ini Rabu , 28 Agustus 2019 pukul 12.07 wita (setelah shalat dhuhur) di pemakaman Islam PaoPao Gowa.
Saat ini jenazah disemayamkan di Perumahan Paopao Permai Blok B5/13 Gowa.\
Aktivis Asmin Amin mengabadikan momen-momen terakhir sahabatnya sebelum menemui Pencipta.
Aktivis perempuan Sulsel Salma Tadjang juga sangat kehilangan.
Alfatihah. (TRIBUN-TIMUR.COM/MANSUR AM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/baharuddin-ibrahim-semasa-hidup.jpg)