Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Unibos Bantu Warga Pao Gowa Kembangkan Desa Agrowisata

Universitas Bosowa (Unibos) Makassar menggelar program pengembangan desa Agrowisata di Desa Pao, Kabupaten Gowa.

Penulis: Alfian | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Dosen Universitad Bosowa (Unibos) memberikan bantuan peralatan pembuatan kue Cucuru Manis kepada warga Desa Pao, Kabupaten Gowa, Minggu (25/8/2019). Kegiatan ini sebagai bentuk program pengembangan desa Agrowisata. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Universitas Bosowa (Unibos) Makassar menggelar program pengembangan desa Agrowisata di Desa Pao, Kabupaten Gowa.

Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat pada program Desa Mitra.

Kegiatan berlangsung sejak, Minggu (25/8/2019) Kemarin.

Adapun dosen Unibos yang terlibat yakni dari Fakultas Ekonomi, Indrayani Nur, sebagai Ketua Tim.

Kemudian turut andil pula Dosen Fakultas Teknik, Dr Syafri.

Tahapan pertama yang dilakukan tim dosen Unibos yaitu memberikan pendampingan kepada masyarakat setempat.

Tentang sistem pengelolaan potensi agrowisata untuk dipadukan dengan pemasaran antara tempat wisata dan hasil pertanian yang ada disekitar lokasi tersebut.

Hal ini tiada lain ditujukan untuk pengenalan tempat wisata yang lebih tertata dan terkendali juga demi meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Pelatihan dan pendampingan pengembangan Agrowisata di Desa Pao ini memang kami tujukan kepada bagian pengelola tempat dan para petani sayuran di daerah tersebut," kata Indrayani Nur.

"Ini kita lakukan agar masyarakat memiliki kesadaran terhadap potensi daerah yang dapat dijadikan sebagai tempat wisata yang bisa menghasilkan pemasukan bagi perekonomian mereka”, tambahnya.

Salah satu hasil pertanian yang mendapatkan bantuan pengembangan untuk menjadi ciri khas agrowisata adalah pembuatan produk selai tomat dan kue tradisional cucuru manis.

Kepala Desa Pao, Muh Basri, mengungkapkan bahwa Pelaksanaan kegiatan ini tentunya membawa manfaat yang besar dalam pengembangan kepariwisataan di desa Pao.

"Karena tidak hanya penataan lokasi, kami pun sadar bahwa masih banyak potensi daerah yang belum termanfaatkan dengan baik. Sehingga pendampingan yang dilakukan dosen Unibos tentunya sangat membantu masyarakat kami bisa meningkatkan pemasukan dalam ekonomi keluarganya," ungkapnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__

Baca: Hotman Paris Ternyata Pernah Buat Aspri Nangis dan Opname, Ungkap Sifat Asli Genit di Belakang Layar

Baca: Balasan Mantan Anak Buah Ahok ke Tina Toon Berani Sindir PSI soal Pin Emas DPRD, Jawabannya Menohok

Baca: TERPOPULER: Inilah Tentara Berkata Rasis ke Mahasiswa Papua di Surabaya, Tak Disangka Nasibnya Kini

Baca: Dina Erviana Tiba-tiba Meninggal di Pelukan Agus Triyono Kekasihnya, Kronologi, Sebab Tak Terungkap

Baca: Lama Bungkam, Akhirnya Kaesang Anak Presiden Jokowi Jujur Soal Isu Jadi Komisaris Batu Bara

Baca: Belum Rela Berpisah, Pria Ini Perkosa Mantan Istri Sirinya hingga 3 Kali di Kos, Ancam Pakai Pisau

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved