Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

2 Kelompok Warga di Jl Banta-bantaeng Saling Serang Gunakan Batu, Begini Kronologisnya

Aksi saling serang itu mengakibatkan sebuah bengkel motor, mengalami kerusakan akibat terkena lemparan.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Muslimin Emba
Dua kelompok warga saling serang menggunakan batu dan anak panah (busur) di Jl Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Makassar, Minggu (25/8/2019) pukul 02.00 dini hari. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua kelompok warga saling serang menggunakan batu dan anak panah (busur) di Jl Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Makassar, Minggu (25/8/2019) pukul 02.00 dini hari.

Perang kelompok atau aksi tawuran itu melibatkan warga Jl Banta-bantaeng lorong 9 dan 10.

Aksi saling serang itu mengakibatkan sebuah bengkel motor, mengalami kerusakan akibat terkena lemparan.

Kapolsek Rappocini Kompol Supriady Idrus, membenarkan adanya kejadian itu.

Inspiratif, Pelajar Bone ini Sebarkan Semangat Berintegritas Melalui Kegiatan Integrity Campaign

Ketahuan Oknum Pejabat TNI yang Lontarkan Ucapan Rasis ke Mahasiswa Papua di Surabaya, Nasibnya Kini

Ini Empat Nasabah Bank Sulselbar Pemenang Paket Umroh Pengundian Periode II di Sulbar

Akhir Pekan, Begini Prakiraan Cuaca di Kabupaten Wajo

Menurut Kompol Supriady Idrus, aksi saling serang itu dipicu adanya keributan yang melibatkan dua pemuda. Wandi warga lorong 10, dan Adi warga lorong 9.

Keduanya pun mengajak temannya masing-masing dan saling serang.

"Keterangan dari saksi Umar bahwa, sesaat sebelum kejadian sempat terjadi keributan antara pemuda bernama Wandi dan temannya anak lorong 10, dengan Adi dan temannya anak lorong 9," kata Edy sapaan Supriady Idrus.

15 menit terlibat aksi saling serang, personel Polsek Rappocini yang dipimpin Edy, pun tiba di lokasi kejadian.

Melihat kedatangan polisi, para pelaku tawuran melarikan diri menghindari sergapan petugas.

"Anggota Timsus Polsek Rappocini bersama dengan SPK dan juga piket fungsi tiba di TKP, langsung mengamankan lokasi dan juga mengamankan beberapa barang bukti," jelas Haji Edy.

Barang bukti yang ditemukan polisi, satu ketapel, empat anak panah, dan pisau yang digunakan saling serang.

Tidak korban jiwa ataupun luka dalam persitiwa itu.

Namun, polisi masih melakukan penjagaan atau pemantauan untuk mengantisipasi adanya aksi saling serang susulan.

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Inspiratif, Pelajar Bone ini Sebarkan Semangat Berintegritas Melalui Kegiatan Integrity Campaign

Ketahuan Oknum Pejabat TNI yang Lontarkan Ucapan Rasis ke Mahasiswa Papua di Surabaya, Nasibnya Kini

Ini Empat Nasabah Bank Sulselbar Pemenang Paket Umroh Pengundian Periode II di Sulbar

Akhir Pekan, Begini Prakiraan Cuaca di Kabupaten Wajo

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved