Baru Dilantik, Legislator DPRD Enrekang Ini Bakal Dipolisikan karena Kasus Dugaan Ijazah Palsu

Diindikasi menggunakan Ijazah Palsu pada saat proses pencalonan legislatif. Ijazah paket C digunakan memakai nomor STTB perempuan.

Baru Dilantik, Legislator DPRD Enrekang Ini Bakal Dipolisikan karena Kasus Dugaan Ijazah Palsu
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Kuasa Hukum Basman Yusuf Gunco memperlihatkan bukti ijazah palsu seorang anggota DPRD Enrekang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Enrekang Karama dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Karama bakal dilaporkan ke polisi.

Ia akan dilaporkan mantan calon legislatif Enrekang Basman yang notabene Caleg separtainya pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu.

Karama yang baru saja dilantik pada 21 Agustus 2019 diindikasi menggunakan Ijazah Palsu pada saat proses pencalonan legislatif. Ijazah paket C digunakan memakai nomor STTB perempuan.

"Kami dari pihak Basman akan melaporkan Karama ke polisi," kata Kuasa Hukum Basman, Yusuf Gunco kepada Tribun, Sabtu (24/08/2019).

Menurut Yugo sapaan akrabnya kasus dugaan ijazah palsu juga sudah ditangani oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Bahkan dia mendapatkan kabar, KPU sudah meminta aparat Kepolisian setempat untuk menindaklanjuti dugaan penggunaan ijazah palsu tersebut.

Sekedar diketahui kasus ini berawal saat Basman meminta kepada KPU untuk membatalkan penetapan Karama sebagai caleg terpilih karena menggunakan ijazah palsu.

Basman menemukan ijazah digunakan Karama tidak sesuai prosedur. Ijazah paket C setara SMA milik Karama yang digunakan mendaftar pada Pileg lebih dulu terbit dari pada paket B nya yang setara SMP.

Dimana pake C diterbitkan 13 Agustus 2007, sementara paket B nya setara SMP terbit 14 Juni 2014

Sehubungan dengan laporan itu, KPU langsung menindaklanjuti dan melakukan klarifikasi ke
PKBM yang mengeluarkan Ijazah Paket C untuk mengkoordinasikan dasar keluarnya Ijazah Paket C.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved