Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Panji Koming Jadi Trending Twitter, Apa itu? Ini Sejarahnya
Meskipun mengambil setting masa lalu kasus yang diangkat sering kali dikaitkan dengan hal-hal aktual yang terjadi di Indonesia masa kini.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Panji Koming menjadi trending topic pada Twitter, Kamis (22/8/2019).
Namanya menjadi trending setelah pencipta kartun Dwi Koendoro dikabarkan meninggal dunia.
Dilansir dari Kompas.com Pencipta kartun Panji Koming Koran Kompas, Dwi Koendoro Brotoatmojo, meninggal dunia pada usia 78 tahun.
Dwi Koen meninggal di Rumah Sakit Premier Bintaro, Kamis (22/8/2019) pukul 03.14 WIB.
"Iya betul beliau meninggal, tadi pagi," kata Vani, sahabat keluarga Dwi Koendoro .
"Sempat masuk ICU, tapi saya tidak tau pasti beliau sakit apa," ucapnya lagi.
Dwi Koen lahir di Banjar, Jawa Barat, pada 13 Mei 1941. Dia bergabung dengan Kompas Gramedia pada tahun 1976 dengan menjadi Karyawan bagian tata artistik dan ilustrator.
Pada 1979, dia diangkat menjadi Kepala Bagian Produksi PT Gramedia Film (1979-1983).
1984, dia menjadi Kepala Bagian Audio Visual PT Gramedia Film bidang dokumenter, film iklan, animasi, dan grafis serta slide program dan studio perekaman (1984) dan Staf redaksi Harian Kompas.
Panji Koming
Dilansir dari wikipedia.org Panji Koming adalah strip komik ciptaan kartunis Dwi Koendoro yang secara berkala diterbitkan di surat kabar Kompas edisi Minggu sejak 14 Oktober 1979.
Nama komik ini berasal dari nama tokoh utamanya, Panji Koming, yang hidup pada masa Kerajaan Majapahit.
Selain singkatan 'Kompas Minggu', Koming juga berarti 'bingung' atau 'gila'.
Meskipun mengambil setting masa lalu kasus yang diangkat sering kali dikaitkan dengan hal-hal aktual yang terjadi di Indonesia masa kini.
Terutama masa Orde Baru dan sesudahnya. Strip komik ini ditulis oleh Dwi Koendoro, meskipun kadang-kadang dikerjakan oleh putranya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/panji-koming.jpg)