Kawasan Industri Takalar Dilirik Investor Malaysia
Investor yang tergabung dalam kelompok Bina Puri ini rupanya tertarik dengan kawasan industri Takalar yang dinilai menunjukkan tren positif.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Pembangunan kawasan industri Takalar mendapat perhatian dari Investor asal Malaysia.
Investor yang tergabung dalam kelompok Bina Puri ini rupanya tertarik dengan kawasan industri Takalar yang dinilai menunjukkan tren positif.
Tambah Daya Listrik Diskon 50%, Begini Cara Daftarnya
Kapolres Banteang Mulai Ingatkan Anggotanya Berhati-hati Gunakan Senpi
VIDEO: Mahasiswa Papua Akui Tetap Nyaman Tinggal di Makassar
Data Luring, Pegawai Tetap Layani Administrasi Penduduk Kota Makassar
Vina Garut Blak-blakan Lagi, Ungkap Fakta Mencengangkan di Balik Viral Video Mesum 3 vs 1, Idap HIV?
Kawasan industri ini rencananya akan dibangun Pemkab Takalar di Kecamatan Mangngarabombang.
Kawasan industri Takalar yang rencananya dibangun atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Takalar, Pemerintah Provinsi Sulsel, dan PT KBN Persero.
"Jadi, investor tertarik untuk berinvestasi khususnya membangun fasilitas penunjang," kata Bupati Takalar, Syamsari Kitta, Kamis (22/8/2019).
Orang nomor satu Pemkab Takalar ini melanjutkan, kawasan industri Takalar cukup mendukung untuk dibangun pelabuhan, jembatan ataupun jalan.
Menurutnya, jika nanti kawasan industri Takalar sudah berjalan, investor tersebut juga siap menyediakan berbagai kebutuhan perusahaan seperti crane dan peti kemas.
"Jadi, kerja samanya nanti seperti joint venture," imbuh Syamsari.
Untuk diketahui, kelompok investor yang tergabung dalam Bina Puri ini merupakan perusahaan yang juga telah berinvestasi di bidang pengolahan Biofuel dan pembangunan pelabuhan di Kabupaten Bantaeng.
Sekaitan dengan kedatangan investor ini, Pemerintah kabupaten Takalar menyatakan sangat terbuka selagi hal tersebut juga akan menguntungkan bagi pemerintah kabupaten.
"Inikan kerja sama segitiga, Pemkab, Provinsi, dan PT. KBN, kalau dari segi APBD kita sanggupnya untuk penyiapan lahan," bebernya.
Syamsari menilai, untuk kerja sama pembangunan pelabuhan lebih pas nya ke Provinsi.
Pemkab Takalar disebut telah bicara dengan Gubernur ada ketertarikan untuk membangun infrastruktur.
"Mudah-mudahan rencana itu bisa terwujud dan masing-masing memiliki kontribusi," tandasnya.
Sebelumnya, rombongan investor Malaysia mengunjungi Kantor Bupati Takalar, Selasa (20/8/2019) kemarin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/menemui-bupati-takalar-syamsari-kitta.jpg)