ACC Sulawesi Minta Kejati Sulselbar Ambil Alih Kasus Korupsi ADD dan DD Desa Awo

Hal tersebut disampaikan Peneliti ACC Sulawesi, Hamka, lantaran menyikapi sikap Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo yang terkesan lamban serta menutup-menu

ACC Sulawesi Minta Kejati Sulselbar Ambil Alih Kasus Korupsi ADD dan DD Desa Awo
hardiansyah/tribunwajo.com
Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Lembaga Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi mendesak Kekaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar untuk mengambil alih penanganan perkara penyalahgunaan ADD dan DD Desa Awo, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo.

Hal tersebut disampaikan Peneliti ACC Sulawesi, Hamka, lantaran menyikapi sikap Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo yang terkesan lamban serta menutup-menutupi perkara tersebut, bahkan mengarah pada indikasi kasus penyelewengan uang negara tersebut dihentikan.

2 Pemain Persib Bandung Dipinjamkan ke Klub Liga 2, Siapa Saja?

Ormas se-Sulsel dan Anak-anak Papua di Makassar Gelar Deklarasi Damai di Claro Hotel

Lowongan Kerja Bank Mandiri Cari Banyak Staf Sejumlah Daerah Cek Sekarang, IPK 2,75 Daftar Online

Tinjau Lokasi Maccera Tasi, Bupati Luwu Perintahlan Bongkar Kafe di Pelabuhan Ulo-ulo

Lirik Lagu I Love You but Im Letting Go Lengkap Terjemahan dan Musik Video: Rizky Pamungkas

"Khusus yang tangani Kejaksaan Negeri Wajo, kami minta Kejati untuk mengambil alih kasus tersebut," katanya via WhatsApp, Kamis (22/8/2019).

Dirinya pun menyanyangkan sikap Kejari Wajo tersebut. Mengingat, dugaan korupsi ADD 2015 dan DD 2016 Desa Awo yang ditangani Kejari Wajo, terkesan lamban dan tudak transparan, bahkan disinyalir kasusnya dihentikan.

"Justru kasus dugaan korupsi dana desa itu mudah diungkap, karena sebelum sampai di aparat penegak hukum, desa kemudian diberikan waktu 60 hari untuk menyelesaikan temuannya. Makanya kami heran kalau penanganan kasus dugaan korupsi dana desa itu lama atau dihentikan oleh aparat penegak hukum," katanya.

Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo.
Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo. (hardiansyah/tribunwajo.com)

Terpisah, Kasi Intel Kejari Wajo, Andi Sumardi yang dikonfirmasi terkait progres penanganan perkara korupsi ADD dan DD Desa Awo belum bisa memberikan keterangan dengan dalih sedang dinas di luar kabupaten.

"Sorry lagi dinas di Makassar dulu," katanya via pesan singkat.

Diketahui, masyarakat Desa Awo melaporkan adanya indikasi penyalahgunaan ADD dan DD Desa Awo. Sebab, diduga ada pengerjaan proyek fiktif. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

2 Pemain Persib Bandung Dipinjamkan ke Klub Liga 2, Siapa Saja?

Ormas se-Sulsel dan Anak-anak Papua di Makassar Gelar Deklarasi Damai di Claro Hotel

Lowongan Kerja Bank Mandiri Cari Banyak Staf Sejumlah Daerah Cek Sekarang, IPK 2,75 Daftar Online

Tinjau Lokasi Maccera Tasi, Bupati Luwu Perintahlan Bongkar Kafe di Pelabuhan Ulo-ulo

Lirik Lagu I Love You but Im Letting Go Lengkap Terjemahan dan Musik Video: Rizky Pamungkas

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved