ILC TVOne Malam Tadi

Sherly Annavita Sindir Jokowi di ILC TVOne, Rocky Gerung, Fadli Zon, Tsamara Amany Lakukan Hal Ini

TRIBUN-TIMUR.COM - Sherly Annavita sindir Jokowi di ILC tvOne, Rocky Gerung, Fadli Zon, Tsamara Amany, lakukan hal ini.

Sherly Annavita Sindir Jokowi di ILC TVOne, Rocky Gerung, Fadli Zon, Tsamara Amany Lakukan Hal Ini
Tangkapan layar Youtube Indonesia Lawyers Club
Sherly Annavita Sindir Jokowi di ILC tvOne, Rocky Gerung, Fadli Zon, Tsamara Amany Malah Lakukan Hal Ini 

Dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan," ujar Jokowi.

Presiden Jokowi menambahkan, ibu kota bukan sekadar simbol identitas bangsa.

Baca: Pemeran Video Viral Vina Garut Ternyata Idap 2 Penyakit Mematikan, Alasan Vina Sang Istri Dijual

Baca: Korban PHP, Puluhan Paskibra Menangis Saat Bertugas di HUT RI, Terungkap Setelah Upacara Kemerdekaan

Baca: Jibril Abdul Aziz Penyebar Video Panas Eks Pacar Tak Sekadar Mahasiswa UGM, Lihat Jejak Digitalnya

Menurut dia, ibu kota juga merupakan representasi kemajuan bangsa.

Karena itu, Presiden mengatakan, pemindahan ibu kota bertujuan pemerataan dan keadilan ekonomi di Indonesia.

"Ibu kota yang bukan hanya simbol identitas bangsa, tetapi juga representasi kemajuan bangsa," ucap Jokowi.

"Ini demi terwujudnya pemerataan dan keadilan ekonomi. Ini demi visi Indonesia Maju. Indonesia yang hidup selama-lamanya," kata dia.

Rencana Jokowi memindahkan ibu kota ini menuai respons beragam dari para elite.

Ada yang mendukung, tak sedikit yang mengkritiknya.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Oesman Sapta Odang (OSO), misalnya.

Masih dalam sidang yang sama, OSO mendukung rencana Jokowi memindahkan Ibu Kota ke Kalimantan.

"Kami mendukung pemerintah untuk segera merealisasikan rencana pemindahan Ibu Kota ke Pulau Kalimantan," ujar OSO.

Dalam pidato tersebut, OSO juga mengatakan, DPD akan konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan daerah di seluruh Indonesia.

"Kami akan melakukan pemanataun dan evaluasi atas raperda dan perda sebagaimana amanat UU Nomor 2 Tahun 2018," kata dia.

Baca: Video Viral Detik-detik Suporter Persija Jakarta Ajak Anggota TNI AU Duel, Lihat Bagaimana Akhirnya

Baca: Apa Jurus Kakek 85 Tahun Bisa Nikahi Gadis 27 Tahun? Mbah Dirgo Ungkap Ceritanya

Baca: Nia Ramadhani Hendak Pose Cantik, tapi 2 Artis di Belakang Terciduk Bermesraan, Lihat Siapa Mereka

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengkritik rencana pemindahan ibu kota.

Menurut Fahri, Jakarta terlalu bersejarah untuk ditinggalkan.

Sebab, di Jakarta, tersimpan "peninggalan" bersejarah yang diwariskan para pendiri bangsa.

"Sebetulnya sulit meninggalkan Jakarta sebagai ibu kota."

"Terlalu bersejarah legacy dari Bung Karno dan banyak sekali hal-hal yang tidak bisa ditinggalkan dari kota ini," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/7/2019).

Ia juga mengatakan, riset pemerintah tentang alasan memindahkan ibu kota terlalu dangkal.

Baca: Video Viral di WhatsApp Polisi Bertengkar dengan Anggota TNI Saat Upacara HUT RI, Terungkap Faktanya

Baca: 5 Fakta Mutia Ayu Nikah dengan Glenn Fredly, Diawali Pemberkatan dan Ucap Janji di Depan Pendeta

Jokowi pun, menurut Fahri, tidak mendapat "feeding" yang baik dari menteri-menterinya.

Fahri menilai, alih-alih memindahkan ibu kota, akan lebih bijak jika pemerintah melaksanakan pemerataan kebijakan yang tidak hanya di Jakarta, tetapi juga wilayah-wilayah lainnya.

"Saya ingin pemerintah itu mengerti posisi Jakarta," kata dia.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Aqsa Riyandi Pananrang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved