Pembahasan APBD Perubahan di Mamasa Lamban, Anggota Sebut Pimpinan Malas

Kepada wartawan Jupri mengungkapkan, pihaknya sangat menyesalkan pembahasan APBD perubahan yang terkesan lambat.

Pembahasan APBD Perubahan di Mamasa Lamban, Anggota Sebut Pimpinan Malas
semuel/tribunmamasa.com
Anggota DPRD Mamasa, Jupri Samboma'dika 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Anggota DPRD Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Praksi Golkar Jupri Samboma'dika angkat bicara soal lambannya agenda pembahasan APBD perubahan.

Kepada wartawan Jupri mengungkapkan, pihaknya sangat menyesalkan pembahasan APBD perubahan yang terkesan lambat.

Namun kata dia, hal itu tidak serta merta menjadi kesalahan pihak legislatif.

Menurutnya, ada beberapa faktor penyebab pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) lambat dilakukan.

DLH Luwu Timur Belajar Papa Maggot di Luwu Timur

Bos Pabrik Jins ini Ajak Karyawan Berhubungan Intim Supaya Bisa Naik Jabatan

Rocky Gerung Kritik Keras Pemindahan Ibukota Kekurangan Oksigen Berbahaya Bagi Kecerdasan Presiden

Yang pertama kata Jupri yaitu, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) lambat diserahkan pihak eksekutif.

"Kalau tidak salah baru kemarin diserahkan," kata Jupri Rabu (21/8/2019) pagi tadi.

Hal itu lanjut dia salah satu alasan lambatnya APBDP dibahas.

Selain itu, hal lain yang menjadi penyebabnya yakni, ketiga unsur pimpinan DPRD Mamasa jarang yang aktif.

"Ketiga unsur pimpinan jarang aktif sehingga lambat dalam membuat agenda pembahasan di kantor," tutur Jupri.

Selain itu, Jupri menyebutkan, hampir 50 persen anggota DPRD terpilih kembali, sehingga mereka yang sudah terpilih jarang berkantor.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved