Dilaporkan Gunakan Ijazah Palsu, Karama Tetap Dilantik sebagai Anggota DPRD Enrekang

Karama dilantik bersama 29 anggota DPRD terpilih lainya karena satu legislator dari PAN Ismail PAN sedang di tanah suci.

Dilaporkan Gunakan Ijazah Palsu, Karama Tetap Dilantik sebagai Anggota DPRD Enrekang
azis albar/tribunenrekang.com
Kuasa Hukum Kasman Yusuf Gunco memperlihatkan bukti ijazah palsu caleg DPRD Enrekang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Enrekang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Karama, tetap dilantik meskipun tersangkut ijazah palsu.

Pelantikan berlangsung di ruang sidang DPRD Enrekang, Rabu (21/08/2019).

Karama dilantik bersama 29 anggota DPRD terpilih lainya karena satu legislator dari PAN Ismail PAN sedang di tanah suci.

"Tadi beliau sudah dilantik," kata Ketua KPU Enrekang, Haslipa kepada Tribun, Selasa (21/08/2019).

Haslipa mengaku tidak bisa membatalkan pelantikan caleg tersebut sebelum ada keputusan resmi atau putusan inkrah dari Pengadilan.

"Kita tunggu saja keputusan pengadilan," sebutnya.

KPU sudah melakukan verifikasi terkait laporan itu bahkan sudah berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

"Jika putusan mengatakan terbukti palsu maka akan ada proses PAW," tegasnya

Sebelumnya mantan caleg PPP, Kasman meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) membatalkan penetapan Karama, caleg separtainya.

Karama merupakan caleg terpilih dari PPP Kabupaten Enrekang dari Dapil II meliputi Kecamatan Anggeraja, Baraka, Malua, Bonto Batu dan Bungin.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved