Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Virus Stop Rasis Menjamur ke Sepak Bola Indoensia

Hal itu menyusul adanya insiden yang melibatkan mahasiswa Papua, dengan salah satu oknum Organisasi Masyarakat (Ormas) di Jawa Timur.

Tayang:
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Sudirman
Ist
Sejumlah pesohor sepak bola Indonesia menyuarakan Stop Rasis di Indoensia setelah insiden yang menimpah mahasiswa Papua di Surabaya dan menjamur disejumlah daerah di Indoensia. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Stop Rasis, itulah sepenggal kata yang tengah diperbincangkan publik Indoensia.

Hal itu menyusul adanya insiden yang melibatkan mahasiswa Papua, dengan salah satu oknum Organisasi Masyarakat (Ormas) di Jawa Timur.

Persitiwa itu terjadi pada 16-17 Agustus 2019, dengan adanya penyerangan oknum Ormas terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

Buntut dari kejadian tersebut, protes kemudian dilakukan masyarakat Papua di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Jayapura sendiri.

Semarak HUT ke-74 RI, Mahasiswa KKN Unsulbar Gelar Lomba Olahraga dan Keagamaan di Salletto

BBPK3 Luncurkan KLIKKK ABG Kolaborasi Akademisi, Pengusaha dan Pemerintah

Jadwal Liga Inggris Pekan 3 - Big Match Tim Papan Atas Liverpool vs Arsenal, Bournemouth vs Man City

RAMALAN ZODIAK RABU 21 Agustus 2019 Taurus Salah, Gemini Cueki Masalah & Scorpio Nothing Spesial

Mereka menuntut oknum Ormas ditindak tegas, yang telah melakukan penyerangan hingga adanya ucapan rasis yang keluar dari pelaku penyerangan.

Lantas virus Stop Rasis kemudian menjamur hingga ke olahraga paling populer, yakni sepak bola.

Pesohor sepak bola di Indonesia, ramai-ramai meminta agar rasisme di Indonesia dihentikan.

Tidak mengenal warna kulit, ras, suku dan agama, mereka meminta agar hal tersebut bisa dihilangkan.

Persipura Jayapura, menjadi tim yang paling banyak dihuni oleh orang Papua.

Dalam akun Instagram resmi tim Mutiara Hitam, mereka menyertakan sehari kertas yang digenggam 11 pemain.

Tulisannya sangat jelas, yakni Stop Rasis dan ditampilkan kala Boas Salossa dan kawan-kawan, bertindak sebagai tim tamu melawan Borneo FC di pekan 15 Liga 1.

Masih dari tim Timur Indonesia, PSM Makassar pun melakukan hal sama.

Usai melawan Persib Bandung, Pasukan Ramang membentangkan spanduk bertuliskan Say No To Racism (Katakan Tidak Kepada Rasis).

Hal itu ditampilkan Wingger PSM, M Rahmat yang ia unggah dalam akun Instagram pribadinya.

Sejumlah pesohor sepak bola Indonesia menyuarakan Stop Rasis di Indoensia setelah insiden yang menimpah mahasiswa Papua di Surabaya dan menjamur disejumlah daerah di Indoensia.
Sejumlah pesohor sepak bola Indonesia menyuarakan Stop Rasis di Indoensia setelah insiden yang menimpah mahasiswa Papua di Surabaya dan menjamur disejumlah daerah di Indoensia. (Ist)

"Bhineka Tunggal IKA. Berbeda-beda tapi tetap satu. Kita Indoensia," tulis M Rahmat, Selasa (20/8/2019).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
Live
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved