Kopel Minta Anggota Dewan Baru Harus Kurangi Nafsu Jalan-jalan Berkedok Studi Banding

Dari 40 legislator di DPRD Bulukumba, sebanyak 19 diantaranya merupakan legislator pendatang baru.

Kopel Minta Anggota Dewan Baru Harus Kurangi Nafsu Jalan-jalan Berkedok Studi Banding
Firki/Tribun Timur
Sebanyak 40 anggota DPRD Bulukumba priode 2019-2024, secara resmi dilantik di Ruang Paripurna lantai II Kantor DPRD Bulukumba, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - 40 Anggota DPRD Bulukumba, telah dilantik di Ruang Rapat Paripurna lantai II Gedung DPRD Bulukumba, Senin (19/08/2019) kemarin. 

Dari 40 legislator di DPRD Bulukumba, sebanyak 19 diantaranya merupakan legislator pendatang baru.

BBKSDA Sulsel Gelar Workshop Penangkaran Rusa Rakyat Berkelanjutan

Pelaku Penyebar Video Panas Mahasiswi Yogyakarta di WA & Line Ternyata Aktivis BEM, ini Alasannya

2 LINK Live Streaming TV Online Indosiar Persija Jakarta vs Kalteng Putra via Vidio Premier

HUT ke 71 Polwan, Kasat Lantas Polres Selayar Pimpin Sosialisasi Tertib Berlalulintas

Iqbal-Farouk Bahas Pendidikan Usia Dini di Makassar

Komposisi ini diharapkan masyarakat Bulukumba dapat memberikan perubahan yang lebih baik untuk Butta Panrita Lopi, julukan Bulukumba.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Muhammad Jafar, Selasa (20/8/2019).

Pasalnya, ada beberapa beberapa kebiasan lama DPRD periode 2014-2019, yang tak patut untuk ditiru.

Seperti penundaan waktu rapat, dan kebiasaan jalan-jalan berkedok studi banding, bimtek dan lain lainnya keluar daerah.

Olehnya, DPRD yang baru ini harus mengurangi agenda jalan jalan keluar daerah yang berkedok studi banding dan lain lain.

Dengan didominasi kaum muda di DPRD Bulukumba saat ini, kata Jafar, besar harapan rakyat akan kreatifitas dan inovasinya untuk menjadikan Bulukumba sebagai daerah tujuan studi banding.

Sebanyak 40 anggota DPRD Bulukumba priode 2019-2024, secara resmi dilantik di Ruang Paripurna lantai II Kantor DPRD Bulukumba, Senin (19/8/2019).
Sebanyak 40 anggota DPRD Bulukumba priode 2019-2024, secara resmi dilantik di Ruang Paripurna lantai II Kantor DPRD Bulukumba, Senin (19/8/2019). (Firki/Tribun Timur)

"Biaya perjalan dinas keluar daerah yang rata rata menghabiskan Rp11-15 juta perorang sebaiknya dialihkan untuk membiayai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti kesehatan dan lain lain," kata Muhammad Jafar.

Semangat pembentukan lembaga DPRD, lanjut dia, bukan menjadi perkumpulan pencari kerja, melainkan dibentuk dalam rangka cek and balance, sebagai lembaga penyeimbang pemerintah daerah untuk tidak otoritarian.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved