34 Bintara Remaja Polda Sulbar Ikuti Tradisi Pembaretan di Satuan Brimob

Tradisi pembaretan merupakan tradisi puncak untuk bergabung di elit Polri, setalah mengikuti pelatihan dan orientasi pengenalan lingkungan.

34 Bintara Remaja Polda Sulbar Ikuti Tradisi Pembaretan di Satuan Brimob
Humas Polda Sulbar
Proses pembaretan 34 Bintara Remaja Pold Sulbar yang bergabung di satuan Brimob di Kelapa Tujuh, Kelurahan Rimuku, Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Sebanyak 34 bintara remaja angkatan 43 yang bergabung di satuan Brimob Polda Sulbar menjalani tradisi pembaretan, Kamis (15/8/2019).

Tradisi pembaretan merupakan tradisi puncak untuk bergabung di elit Polri, setalah mengikuti pelatihan dan orientasi pengenalan lingkungan.

Daftar 10 Tokoh Muda Disebut Jadi Menteri Jokowi, 2 Pengusaha Muda, 2 Anak Konglomerat, Suami Artis

Sebelum Iduladha, Warga Desa Mattiro Labangeng Terima Beras Sejahtera

Semarak HUT KE-74 RI di Kecamatan Pitu Riawa Gelar Malam Kesenian

10 Fakta Video Panas Biduan Dangdut Vina Garut yang Viral, ini Pengakuan Pelaku

Dandim Nur Subekhi Ungkap Kenangan Saat Berjuang di Bencana Gowa Akhir Tahun Lalu

Pembaretan berlangsung di Kelapa Tujuh, Kelurahan Rimuku, Kecmatan Mamuju, sekitara rujan Bupati Mamuju, dipimpin oleh Kapolda Brigjen Pol Baharudin Djafar didampingi Dansat Brimob Polda Sulbar.

"Tradisi pembaretan adalah tradisi yang harus dilalui seluruh bintara remaja, setelah benar-benar dinyatakan pantas mengembang tugas berat di lingkup Polri,"kata Mashura kepada Tribun-Timur.com.

Mashura menuturkan, tradisi ini adalah proses penerimaan bintara baru yang berlangsung sejak dulu agar saat bertugas di lapangan para bintara remaja dapat lebih menghargai seniornya.

Proses pembaretan 34 Bintara Remaja Pold Sulbar yang bergabung di satuan Brimob di Kelapa Tujuh, Kelurahan Rimuku, Mamuju.
Proses pembaretan 34 Bintara Remaja Pold Sulbar yang bergabung di satuan Brimob di Kelapa Tujuh, Kelurahan Rimuku, Mamuju. (Humas Polda Sulbar)

"Sekaligus untuk meningkatkan respek dan ketanggapan saat menerima perintah dari atas langsung,"ujarnya.

Kata Mashura, sebelumnya seluruh bintara remaja melakukan long march dengan melewati medan beratn sebagai perjuangan untuk membuktikan kemampuan dan kesiapan untuk bergabung di satuan Brimob.

Kapolda Sulbar dalam amanatnya mengharapkan, para bintara remaja mampu mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang profesional melalui tradisi ini.

"Aplikasikan hal-hal yang positif yang didapatkan selama masa orientasi dan jangan melakukan tindakan yang dapat merusak citra Polri dan jadilah kebanggaan instansi Polri,"pungkas Baharudin Djafar.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan Berita Pilihan 

tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Daftar 10 Tokoh Muda Disebut Jadi Menteri Jokowi, 2 Pengusaha Muda, 2 Anak Konglomerat, Suami Artis

Sebelum Iduladha, Warga Desa Mattiro Labangeng Terima Beras Sejahtera

Semarak HUT KE-74 RI di Kecamatan Pitu Riawa Gelar Malam Kesenian

10 Fakta Video Panas Biduan Dangdut Vina Garut yang Viral, ini Pengakuan Pelaku

Dandim Nur Subekhi Ungkap Kenangan Saat Berjuang di Bencana Gowa Akhir Tahun Lalu

Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved