Kementan, Kemenko dan Kemenkeu Pacu Peningkatan Ekspor

Pemerintah Indonesia terus mendorong pengembangan subsektor hortikultura seperti buah-buahan, sayur, tanaman hias

Kementan, Kemenko dan Kemenkeu Pacu Peningkatan Ekspor
Humas Kementan
Kementan, Kemenko dan Kemenkeu Pacu Peningkatan Ekspor3 

TRIBUN-TIMUR.COM, Madiun - Pemerintah Indonesia terus mendorong pengembangan subsektor hortikultura seperti buah-buahan, sayur, tanaman hias dan obat masuk ke pasar ekspor dunia. Upaya ini perlu dilakukan mengingat produk pertanian tersebut memiliki potensi jual yang luar biasa.

"Terlebih kita sudah memanfaatkan fasilitas kawasan berikat plasma hortikultura dan CSV (pendekatan create share value)," ujar Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto dalam Fokus Grup Diskusi yang digelar di Madiun, Selasa (13/8).

Prihasto menjelaskan, pemanfaatan CSV dan kawasan berikat plasma kurang lebihnya telah memberi kemudahan pada masyarakat yang ingin bercocok tanam, meski lahan yang digarap tidak terlalu luas. 

Pasalnya, budidaya hortikultura terbukti mampu memberi penghasilan yang relatif tinggi jika dibandingkan dengan menanam komoditas lain. Hanya saja, potensi tersebut masih belum digarap secara optimal.

Kementan, Kemenko dan Kemenkeu Pacu Peningkatan Ekspor
Kementan, Kemenko dan Kemenkeu Pacu Peningkatan Ekspor (Humas Kementana)

Menurut dia, pendekatan kawasan berikat plasma hortikultura sudah sejalan dengan grand design Kementan yang kini sedang disusun. Maka itu, ke depan, Kementerian Pertanian akan mengembangkan kawasan hortikultura sesuai skala ekonomi, agroklimat dan luasan lahan.

"Contoh manggis, kalau memang skala ekonominya 400-500 hektar dan sesuai agroklimatnya, maka kami akan berikan bantuan ke satu daerah sebanyak itu, lengkap dengan dukungan lain seperti benih unggul, pengendalian hama penyakit hingga pemasaran," katanya.

Prihasto berharap, pola dan tata cara semacam ini bisa meningkatkan nilai jual, penambahan produksi dalam negeri hingga pengiriman ekspor. Apalagi, Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kualitas produk pertanian terbaik di dunia.

"Dengan begitu, 4-5 tahun ke depan, pasokan untuk ekspor hortikultura kita semakin eksis dan meningkat. Maka itu kita harus optimis dengan kerja keras kita," katanya.

Kementan, Kemenko dan Kemenkeu Pacu Peningkatan Ekspor1
Kementan, Kemenko dan Kemenkeu Pacu Peningkatan Ekspor1 (Humas Kementan)

Senada dengan Prihasto, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono, mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya menghubungkan dan mengkoordinasikan Kementerian serta Lembaga terkait untuk lebih fokus lagi dalam menggarap potensi hortikultura.

"Ekspor hortikultura kita sangat besar, terutama komoditas buah-buahan yang mencapai 55 persen. Tentu kita pilih hortikultura karena dalam kompetisi global terbukti kualitas hortikultura kita lebih unggul," katanya.

Halaman
12
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved