HMI Minta DPRD Maros Bentuk Pansus Pembebasan Lahan, Begini Reaksi Patarai Amir

Hal tersebut disampaikan Misbahuddin, saat menyampaikan aspirasinya, di Gedung DPRD Maros, Jl Lanto Dg Passewang, Kecamatan Turikale, Maros.

HMI Minta DPRD Maros Bentuk Pansus Pembebasan Lahan, Begini Reaksi Patarai Amir
amiruddin/tribuntimur.com
HMI bersama warga mendatangi DPRD Maros, Rabu (14/8/2019). 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Butta Salewangang Maros, meminta DPRD membetuk panitia khusus (pansus), menyikapi protes warga terkait pembebasan lahan di Maros.

Pembebasan lahan tersebut, untuk pembangunan rel kereta api di Maros.

Hal tersebut disampaikan Misbahuddin, saat menyampaikan aspirasinya, di Gedung DPRD Maros, Jl Lanto Dg Passewang, Kecamatan Turikale, Maros.

Lengkap Lafadz Bacaan Adzan dan Iqomah dengan Tulisan Arab Latin dan Artinya

Dewan Beri Batas 2 Pekan Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg di Sulsel

Personil Satpol PP Toraja Utara Ditangkap Cabuli Pelajar

"Kami minta DPRD Maros membentuk Pansus, menyikapi pembebasan lahan yang tidak mencerminkan rasa keadilan bagi masyarakat," kata Misbahuddin.

Selain itu, kata dia, DPRD Maros diharapkan memanggil panitia pembebasan lahan, bersama tim appraisal.

Tujuannya, untuk menjelaskan indikator penilaian terhadap penetapan harga yang sangat rendah.

"DPRD Maros juga kami harap meminta BPN melakukan musyawarah penetapan harga ganti rugi," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Maros, Patarai Amir, yang menyambut peserta aksi, mengatakan kesiapannya memanggil panitia pembebasan lahan.

Termasuk memanggil tim appraisal pada Jumat pekan ini.

"InsyaAllah kami akan surati, untuk menjelaskan proses penetapan ganti rugi tersebut," ujar Patarai Amir.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved