Warga Mandalle Pangkep Tolak Kereta Api, Ini Penjelasan Tim Appraisal

Mereka berbicara dan masing-masing warga di 7 kecamatan daratan yang terkena jalur rel keretapi mengemukakan protesnya.

Warga Mandalle Pangkep Tolak Kereta Api, Ini Penjelasan Tim Appraisal
munjiyah/tribunpangkep.com
Suasana di Kantor DPRD Pangkep, pemilik lahan jalur rel kereta api bertemu tim appraisal di Kantor DPRD Pangkep, Selasa (13/8/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Ratusan warga Pangkep mendatangi kantor DPRD Pangkep, Jl Cendana, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Selasa (13/8/2019).

Kedatangan mereka ingin bertemu tim appraisal membicarakan nilai ganti rugi yang ditaksir oleh tim appraisal.

Pantauan TribunPangkep.com, tim appraisal sudah datang begitupun warga.

Mereka berbicara dan masing-masing warga di 7 kecamatan daratan yang terkena jalur rel keretapi mengemukakan protesnya.

Pemilik lahan berbondong-bondong datang dan protes di depan Kantor DPRD Pangkep.

Mereka berteriak meneriakkan protes terkait nilai ganti rugi lahan.

Sementara di Lantai II DPRD Pangkep, tim appraisal, DPRD Pangkep dan sebagian pemilik lahan bertemu dan saling berdiskusi.

Salah satu pemilik lahan yang juga tokoh masyarakat Mandalle, H Yusuf menuding tim appraisal tidak pernah turun mengukur di lapangan.

Dia juga menanyakan soal nilai lahan produktif dan tidak produktif seperti di pinggir jalan.

"Tim appraisal ini tidak pernah turun ke lapangan, kapan kalian turun, lalu tiba-tiba saja menentukan harganya tanpa negosiasi. Tidak benar ini dan kalian menyakiti kami," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved