Tolak Aksi Sweeping Buku, Pegiat Literasi Turatea Jeneponto Gelar Lapak Baca Buku Gratis

Aksi tersebut membuat banyak penolakan dari pengiat literasi dan para komunitas.

Tolak Aksi Sweeping Buku, Pegiat Literasi Turatea Jeneponto Gelar Lapak Baca Buku Gratis
Ikbal Nurkarim/Tribun Timur
Komunitas Pustaka Ballak Kana menggelar lapak baca buku gratis di Taman Turatea, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Brigade Muslim Indonesia (BMI) melakukan aksi sweeping buku, Sabtu 3 Agustus 2019 lalu.

Aksi tersebut membuat banyak penolakan dari pengiat literasi dan para komunitas.

Resmi Dijual di Indonesia dengan Harga Rp 1 Jutaan, Redmi 7A Habis Terjual, Cek Spesifikasinya!

Lokasi Puncak HUT ke 74 RI di Lapangan Bonggakaradeng Tana Toraja Sudah Dibenahi

Pelayat Sudah Berdatangan, Keluarga Briptu Hedar Tunggu Kedatangan Jenazah di Siawung Barru

Kapolres Sidrap Bangun Kerjasama BPBD dan TNI Antisipasi Kebakaran Hutan

Benarkah Briptu Heidar Dijebak Sebelum Tewas di Tangan KKB Papua? Bripka Alfonso Curiga Sejak Awal

Penolakan juga dilakukan oleh pegiat literasi Turatea kabupaten Jeneponto.

Penolakan ini dilakukan dengan cara membuka lapak buku di Taman Turatea, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Kegiatan itu diikuti para pegiat literasi dikabupaten Jeneponto untuk menarik minat baca pengunjung di Taman Turatea.

"Ini aksi penolakan secara serentak di berbagai kota di Indonesia," kata salah seorang relawan ballak kan Mifta yang ikut lapak baca buku gratis, Selasa (13/8/2019) siang.

Menurutnya sangat tidak tepat melakukan razia karena minat baca di Indonesia masih rendah.

"Sesuai degan tema yang diangkat teman-teman pegiat literasi Turatea, negara ini sudah memiliki minat baca rendah, pakai acara pelarangan lagi," jelas Mifta.

Komunitas Pustaka Ballak Kana menggelar lapak baca buku gratis di Taman Turatea, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto
Komunitas Pustaka Ballak Kana menggelar lapak baca buku gratis di Taman Turatea, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto (Ikbal Nurkarim/Tribun Timur)

"Ini yang menjadi rujukan bahwa razia buku itu adalah kemunduran sikap dan pemikiran," tuturnya.

Ia pun berharap masyarakat lebih terbuka dan membangun minat baca.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved