Ismak Sebut Pertumbuhan Ekonomi Makassar Bagus, Tapi Masih Semrawutan

"Sebagai pengacara dan kurator saya terbiasa membenahi masalah pelik," kata M Ismak

Ismak Sebut Pertumbuhan Ekonomi Makassar Bagus, Tapi Masih Semrawutan
Muhammad Ismak
Bakal calon Wali Kota Makassar Muhammad Ismak 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pengacara nasional Muhammad Ismak disebut-sebut akan ikut dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar 2020 mendatang.

Dia mengaku siap membenahi kesemrawutan Kota Makassar.

"Sebagai pengacara dan kurator saya terbiasa membenahi masalah pelik," kata M Ismak yang memegang lisensi kurator dan spesialis pengacara kepailitan perusahaan itu via rilis ke Tribun, Selasa (13/8/2019).

VIDEO: Sambut HUT Ke-74 RI, Ada Lomba Layang-layang Daun Lontar di Stadion Mini Turatea Jeneponto

Semburan Api Elpiji Panikkan Warga Balandai, Enam Armada Pemadam Kebakaran Turun

Sebelum Dibunuh KKB di Papua, Briptu Heidar Polisi Asal Sulsel Ternyata Ultah, Cek Juga Prestasinya

Menurut Ismak, Makassar tidak hanya harus didekati dengan pendekatan infrastruktur semata dan pertumbuhan ekonomi.

Tapi juga ada pendekatan budaya, tata ruang yang berdimensi humanis dan layak huni, sosiologis, pelayanan yang memberi akses kesempatan kepada semua warga untuk berdaya.

"Infrastruktur sudah maju dan pertumbuhan ekonomi bagus, tetapi itu tidak harus membuat kota ini jadi tampak semerawut," jelas Muhammad Ismak.

VIDEO: Sambut HUT Ke-74 RI, Ada Lomba Layang-layang Daun Lontar di Stadion Mini Turatea Jeneponto

Semburan Api Elpiji Panikkan Warga Balandai, Enam Armada Pemadam Kebakaran Turun

Sebelum Dibunuh KKB di Papua, Briptu Heidar Polisi Asal Sulsel Ternyata Ultah, Cek Juga Prestasinya

Pengamat politik Unibos, Arief Wicaksono menganggap, mengelola kota sebesar dan sekompleks Makassar itu tidak mudah.

"Apalagi beberapa tahun belakangan ini amburadul segala sesuatunya, mulai dari hulu hingga ke hilir, mulai dari regulasi hingga ke soal eksekusi, semuanya tidak teratur," katanya.

"Tumpang tindih, dan menimbulkan kesan selama ini Makassar dikelola secara serampangan," ungkap Arief.

Untuk itu menurut Arief, dibutuhkan speed (kecepatan), stamina (ketahanan) dan strength (kekuatan) - 3S, dari seorang figur calon pemimpin yang punya visi kedepan yang jelas dan membumi.(*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Abdul Azis
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved