Isi Jerigen BBM di SPBU Tete Bassi Tana Toraja, Warga Dimintai Uang Rp 15 Ribu

Dugaan pungli tersebut yakni dengan mengenakan biaya sebesar 15 ribu terhadap konsumen yang menggunakan jirigen.

Isi Jerigen BBM di SPBU Tete Bassi Tana Toraja, Warga Dimintai Uang Rp 15 Ribu
tommy
Salah seorang operator di SPBU Tete bassi Mandetek Tengah sibuk melayani masyarakat yang hendak mengisi BBM menggunakan Jirgen, Sabtu (10/8/2019). 

TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE--Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tete Bassi Mandetek, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja, diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap konsumen yang hendak melakukan pengisian bahan bakar.

Dugaan pungli tersebut yakni dengan mengenakan biaya sebesar Rp 15 ribu, terhadap konsumen yang menggunakan jirigen.

Hal itu dikatakan Salah seorang warga asal Sangalla', Ibrahim Ada'.

Update Klasemen Liga 1, Persija Tertahan, PSM Ditekuk Borneo FC, Persebaya vs Madura United Imbang

Curi Emas Milik Tetangga, Hasilnya Digunakan SE Beli Perhiasan untuk Istri

Warga RT 06 Blok 10 Perumnas Manggala Bakal Salat Iduladha Perdana di Masjid Almuhajirin

Saat dikonfirmasi Tribun, Ibrahim Ada' yang juga merupakan Kepala Desa di Saluallo, Sangalla' mendapat banyak laporan masyaraka,  atas dugaan pungli tersebut.

"Banyak masyarakat melapor kesaya, mereka mengeluh karena ditagih Rp 15 ribu saat mengisi jergen di SPBU," ungkapnya.

Ibrahim menampik, bahwa hal tersebut adalah peraturan.

"Membayar Rp 15 ribu saat mengisi jeregen, apakah ini bukan pungli ?? atau memang begitu aturannya," tambahnya.

Sementara, Pengelola SPBU Tete bassi Mandetek, Riswan saat dikonfirmasi via telfon mengatakan bahwa hal itu adalah wajar.

"Itu sudah dari dulu, sebelum saya disini fenomena seperti itu sudah terjadi," katanya.

Lebih lanjut, Riswan mengatakan bahwa masyarakat sudah rela dengan hal tersebut.

Halaman
12
Penulis: Tommy Paseru
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved