Meninggal di Polres Bone, Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian Korban
Pasalnya, korban dalam kondisi sehat-sehat saja sebelum diperiksa di Mapolres Bone, Jl Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Penulis: Justang Muhammad | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE- Pihak keluarga mencurigai Fachrul Umar (39) korban meninggal dunia di ruang tamu penyidik Polres Bone, mati tidak wajar.
Pasalnya, korban dalam kondisi sehat-sehat saja sebelum diperiksa di Mapolres Bone, Jl Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
BREAKING NEWS: Belokan Depan Pesantren Pondok Madinah Jl Perintis Kemerdekaan Ditutup
Perpani Kabupaten Wajo Butuh Sarana Latihan Permanen
BTN Siapkan Program BP2BT Atasi Kekurangan Kuota FLPP
Calon Ibu Kota Negara Mengerucut Jadi 3 Provinsi di Pulau Kalimantan, Presiden Jokowi Pilih Mana?
Tiga Hari Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Mamuju Naik Drastis
Hal itu disampaikan Latief saat ditemui tribunbone.com di rumah duka, Jl Cokroaminoto, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Watampone.
"Keluarga betul-betul shock tidak tahu, tidak ada informasinya juga ditangkap, tiba -tiba pagi ini pulang dengan mayat," kata Latief.
"Kami mempertanyakan ada apa ini terjadi di Polres Bone, apa penyebab sebenranya, keponakan kami dalam kondisi sehat-sehat saja, tidak ada juga riwayat penyakitnya," kata Latief.
"Bisa jadi ada tekanan dari penyidik dan lainnya," tambahnya.
Ia menceritakan korban sempat dikejar-kejar polisi dalam kasus tersebut sebelum diamankan di Mapolres Bone.
Sebelumnya, seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian dikabarkan meninggal dunia di Mapolres Bone, Jl Yos Sudarso, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kamis (8/8/2019) sekitar pukul 10.00 Wita.
Terduga diperiksa di Mapolres Bone dalam kasus tindak pidana pencurian.
Ia dicurigai sebagai penadah handphone(HP) curian. (TribunBone.com).
Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad
Follow akun instagram Tribun Timur:
BREAKING NEWS: Belokan Depan Pesantren Pondok Madinah Jl Perintis Kemerdekaan Ditutup
Perpani Kabupaten Wajo Butuh Sarana Latihan Permanen
BTN Siapkan Program BP2BT Atasi Kekurangan Kuota FLPP
Calon Ibu Kota Negara Mengerucut Jadi 3 Provinsi di Pulau Kalimantan, Presiden Jokowi Pilih Mana?
Tiga Hari Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Mamuju Naik Drastis
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/korban-latief-yang-tewas.jpg)