Calon Ibu Kota Negara Mengerucut Jadi 3 Provinsi di Pulau Kalimantan, Presiden Jokowi Pilih Mana?

Dari lima provinsi yang ada di Pulau Kalimantan, Presiden Jokowi mengungkapkan lokasi ibu kota negara yang baru mengerucut jadi tiga provinsi.

Calon Ibu Kota Negara Mengerucut Jadi 3 Provinsi di Pulau Kalimantan, Presiden Jokowi Pilih Mana?
Instagram
Calon Ibu Kota Negara Mengucut Jadi Tiga Provinsi di Pulau Kalimantan, Presiden Jokowi Pilih Mana? 

TRIBUN-TIMUR.COM-Presiden Joko Widodo kembali membocorkan rencana pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan.

Dari lima provinsi yang ada di Pulau Kalimantan, Presiden Jokowi mengungkapkan lokasi ibu kota negara yang baru mengerucut jadi tiga provinsi.

Hal tersebut menjadi hasil rapat terbatas yang digelar Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri, Rabu (6/8/2919).

"Ibu kota negara kita akan pindah. Letaknya di Pulau Kalimantan. Di mana pastinya, sejauh ini telah mengerucut ke salah satu provinsi: bisa di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan,"tulis Presiden Jokowi di akun Instagramnya.

Baca: Anaknya Membunuh, Ibu Anggota TNI Prada Deri Permana Bertingkah Begini Depan Ibu Korban Vera Oktaria

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). Ratas itu membahas rencana pemindahan Ibu Kota RI ke salah satu daerah di Kalimantan.
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). Ratas itu membahas rencana pemindahan Ibu Kota RI ke salah satu daerah di Kalimantan. (Tribunnews)

Lebih lanjut ia menjelaskan, segala aspek dalam proses pemindahan itu, mulai skema pembiayaan, desain kelembagaan, payung hukum regulasi mengenai pemindahan ibu kota sedang dikaji secara mendalam dan detail.

Presiden Jokowi bersama pihak terkait sedang mempelajari pengalaman negara-negara lain dalam pemindahan ibu kota.

Baik terkait hambatan, maupun faktor-faktor yang menjadi kunci keberhasilannya.

"Dalam memutuskan pemindahan ibu kota ini, posisi saya bukan sebagai kepala pemerintahan, tetapi sebagai kepala negara.  Kita harus melihat visi besar berbangsa dan bernegara untuk 10 tahun, 50 tahun, 100 tahun yang akan datang,"tulisnya lagi.

Sementara itu, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing provinsi tersebut.

Presiden, sambung Bambang, berjanji untuk segera memilih dan mengumumkan lokasi pastinya.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) bersama Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengikuti rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). Ratas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo itu membahas rencana pemindahan Ibu Kota RI ke salah satu daerah di Kalimantan
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) bersama Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengikuti rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). Ratas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo itu membahas rencana pemindahan Ibu Kota RI ke salah satu daerah di Kalimantan (Tribunnews)
Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved