Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: 7 Tradisi Unik Iduladha di Indonesia, dari Gendong Kambing, Rias Sapi, dan Pukul Kasur
Ketika kambing ketiga akan disembelih, kambing tersebut digendong memakai kain oleh pemuka adat dan agama kemudian diarak keliling desa.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Ina Maharani
5. Grebeg Gunungan Yogyakarta
Yogyakarta punya tradisi unik menjelang Iduladha.
Yaitu garebeg gunungan yang dilakukan tiap tahun.
Makanan yang dibentuk seperti gunungan diarak dari Kraton menuju masjid, melewati Alun-alun Utara.
Setelah tiba di masjid, tiga gunungan yang terdiri dari gunungan lanang dan dua gunungan putri diperebutkan oleh warga.
6. Tradisi Manten Sapi di Pasuruan
Desa Wates Tani, Kecamatan Grati, Pasuruan, Jawa Timur punya tradisi unik menjelang Iduladha.
Sapi-sapi yang akan dikurbankan sebelumnya diberi hiasan seperti kalung tujuh warna dan tubuh sapi ditutupi sehelai kain putih.
Setelah dirias layaknya pengantin, sapi-sapi tersebut digiring menuju masjid untuk diserahkan ke panitia kurban untuk disembelih.
7. Mepe Kasur di Banyuwangi
Warga Banyuwangi yang tinggal di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur punya tradisi unik tiap tahunnya.
Saat Iduladha tiba, warga akan menjemur kasur didepan ruma masing-masing sampai sore hari.
Selain dijemur, bantal dan guling juga dipukul-pukul dengan rotan dan sapu lidi supaya bersih.
Tradisi ini dimaksudkan untuk mengeluarkan segala macam penyakit dari dalam rumah.
Tidak hanya itu bagi pasangan yang sudah berumah tangga, tradisi jemur kasur dapat memberikan kelanggengan bagi pasangan suami istri.(Tribunjogja.com/Dwi Latifatul Fajri)
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Tradisi Idul Adha di 7 Daerah Indonesia, Makanan Dibentuk Gunungan hingga Darah Diperebutkan, https://wow.tribunnews.com/2019/08/06/tradisi-idul-adha-di-7-daerah-indonesia-makanan-dibentuk-gunungan-hingga-darah-diperebutkan?page=4.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/manten-sapi-di-pasuruan.jpg)