Farhat Abbas Berulah di Rutan Polda Metro Jaya, Pablo Benua dan Galih Ginanjar Pun Tambah Apes

Farhat Abbas bikin ulah di Rutan Polda Metro Jaya, Pablo Benua dan Galih Ginanjar pun tambah apes.

Farhat Abbas Berulah di Rutan Polda Metro Jaya, Pablo Benua dan Galih Ginanjar Pun Tambah Apes
DOK FARHAT ABBAS
Farhat Abbas bersama dengan kliennya, yakni Pablo Benua, Galih Ginanjar, dan Rey Utami. 

Ia menilai polisi telah menzalimi Pablo Benua dan Galih Ginanjar dengan menjebloskan keduanya ke sel isolasi atau biasa dikenal dengan sebutan sel tikus selama satu minggu terkait dengan perekaman video melalui ponsel yang dia bawa itu.

Selama di sel isolasi keduanya tidak diperbolehkan dibesuk keluarga.

Sel isolasi merupakan kamar tahanan yang diperuntukkan bagi pelanggar tata tertib di Rutan.

"Tapi setelah saya pulang, katanya orang ini (Pablo dan Galih) dimasukkan ke sel tikus. Ini kezaliman kepada tahanan Polda Metro Jaya," kata Farhat Abbas mengungkapkan.

Farhat Abbas membantah pernyataan polisi yang menyebut dirinya mengelabui petugas Rutan Polda Metro Jaya.

Menurut Farhat Abbas, dia telah meminta izin kepada petugas untuk membawa ponsel ke dalam Rutan.

"Jadi gini, (membawa ponsel ke rutan) itu sudah mendapat izin sama ibu polisi (yang berjaga). Saya bilang saya mau ambil rekaman (video) untuk permintaan maaf (Galih). Sudah diizinkan kok," kata Farhat Abbas.

Dia pun heran jika ada polisi yang menyebut dirinya tak mengantongi izin untuk membawa ponsel.

Lanjut, kata Farhat Abbas, dirinya sempat ditegur oleh anggota polisi lain yang tengah berjaga di Rutan.

Lalu, polisi itu pun mengizinkan ketika ia menyampaikan tujuannya membawa ponsel.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved