Bandingkan Kisah Cinta Ahok dengan Veronica Tan dan Puput Nastiti Devi, Antara Gereja & Penjara
Selain soal model kepemimpinan serta skandal penistaan agama yang menjeratnya, Basuki Tjahaja Purnama ( BTP) alias Ahok juga selalu menarik perhatian
Rambutnya pun terlihat rapi tergerai.
Kendati demikian, penampilan Puput Natiti Devi tersebut diwarnai dugaan bahwa ia tengah berbadan dua.
Pasalnya banyak yang menyoroti perut buncit Puput kala berfoto bersama tamu undangan lainnya.
Melalui tayangan di YouTube Kompas TV, istri Ahok terlihat tidak banyak melakukan sesuatu yang mencolok.
Ia juga terlihat bertegur sapa dengan tamu undangan lainnya.
Puput Nastiti Devi terlihat setia mendampingi Ahok bahkan saat mendengar sambutan suaminya, Puput tampak terlihat tenang.

Puput Nastiti Devi memang jarang diekspos oleh Ahok karena ketidakinginan mantan suami Veronica Tan untuk mengekspos hidup pribadinya.
Dalam sambutannya di acara penyerahan penghargaan itu, Ahok membahas tentang etos kerja yang dinilai darinya.
Menurut Ahok, dirinya tidak mungkin bisa meraih penghargaan jika bukan karena mental dan keinginannya untuk mensejahterakan masyarakat banyak.
Ahok juga menyampaikan anggapannya terhadap karir politiknya setelah resmi bebas dari tahanan.
Seperti diketahui bersama, Ahok menjalani masa tahanan yang cukup lama karena kasus penistaan agama yang menimpanya.
Ahok mengatakan bahwa karir politiknya saat ini seolah menurutnya sudah selesai.
"Lalu orang berpikir, itu Ahok keluar, paling mau jadi pejabat lagi, saya pikir, saya ini saya sudah selesai" ujarnya dalam sambutan.
"Saya sudah selesai karir politik saya sebetulnya," tambah Ahok BTP seperti dikutip dari Kompas TV YouTube.
Follow akun instagram Tribun Timur:
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Beda Kisah Cinta Ahok dengan Puput Nastiti & Veronica Tan, Cinta Bersemi di Gereja & Jeruji Penjara, https://surabaya.tribunnews.com/2019/08/06/beda-kisah-cinta-ahok-dengan-puput-nastiti-veronica-tan-cinta-bersemi-di-gereja-jeruji-penjara?page=all.
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi