Rocky Gerung Sebut Pertemuan Megawati & Prabowo di Teuku Umar Depak Orang Ini, Senyuman Akbar Faisal
Bukan Rocky Gerung namanya kalau tidak bikin heboh. Komentar Pengamat Pilitik tersebut jadi pembicaraan di media sosial Twitter.
Di Jl Teuku Umar, pertemuan Megawati dan Prabowo dengan menu nasi goreng.
Sementara Ketua Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kantor DPP Partai Nasdem di Gondangdia, Jakarta, Rabu (24/7/2019).
Pertemuan berlangsung selama 30 menit yang diawali makan siang dengan menu utama nasi kebuli.
"Kalau dua orang bertemu artinya ada pihak ketiga mau disingkirkan. Gampang kan! Tinggal ditanya siapa pihak yang hendak disingkirkan? Yang bereaksi lebih cepat tentu! Yang bereaksi lebih cepat terhadap Teuku Umar siapa? ya Gondangdia bereaksi lebih cepat. Kan simple kan loginya," kata Rocky Gerung disambut ekspresi berbeda sejumlah narasumber ILC TV One.
Baca: Bawa Badik, 3 Bocah Diringkus Tim Respon Angngaru Polres Pelabuhan Makassar
Baca: Jadwal Semifinal Piala AFF U-15, Ini Lawan Timnas U-15? Timor Leste Gagal, Daftar Topskor Indonesia
Baca: PSM vs Persija, Ini Nazar Ketua Red Gank Bantaeng Jika PSM Menang
Akbar Faizal tampak tersenyum sementara Haikal Hassan menulis sesuatu dicatatannya.
Lalu bagaimana kelompok 212?
"212 mau disingkirkan? Tidak bisa! Dia berakar dari imajinasi bangsa ini kok. gampang kok masalah itu," kata Rocky Gerung.
Simak video lengkapnya:
Kenapa Rocky Gerung Bela 212 dan Kritik Jokowi di ILC TV One? 'Presiden Tak Ngerti Kemajemukan'
Kenapa Rocky Gerung Bela 212 dan Kritik Jokowi di ILC TV One? 'Presiden Tak Ngerti Kemajemukan'
Rocky Gerung terang-terangan membela Kelompok 212 saat tampil di ILC TV One Selasa (30/7/2019) malam.
ILC TV One mengangkat tema Teuku Umar atau Gondangdia, Kelompok 212 Mau Ke Mana?
Di acara itu, Rocky Gerung juga memberi kritik keras kepada Presiden RI Jokowi.
Peneliti Perhimpunan Pendidikan dan Demokrasi (P2D), Rocky Gerung mengomentari mengenai posisi kelompok 212 diantara kubu Jokowi dan Prabowo.
Menurut Rocky Gerung, selama pembahasan di Indonesia Lawyers Club tersebut tak ada seorangpun yang menjawab telah keberadaan kelompok 212.