Vertical Rescue Gandeng TNI Bangun Jembatan Gantung ke-78 di Sinjai

Vertical Rescue Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang menghimpun individu-individu berjiwa sosial dengan skill penguasaan

Vertical Rescue Gandeng TNI Bangun Jembatan Gantung ke-78 di Sinjai
Vertical Rescue
Vertical Rescue Indonesia dengan program ekspedisi 1000 jembatan untuk Indonesia, gandeng TNI bentangkan jembatan ke-78 di Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (4/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Vertical Rescue Indonesia dengan program ekspedisi 1000 jembatan untuk Indonesia, gandeng TNI berhasil bentangkan jembatan ke-78 di Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan.

Vertical Rescue Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang menghimpun individu-individu berjiwa sosial dengan skill penguasaan alat dan teknik bekerja di ketinggian.

Jembatan tersebut merupakan penghubung antara Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo dengan Desa Bana, Kecamatan Bonto Cani, Kabupaten Bone.

Komandan Vertical Rescue Indonesia, Tedi Ixidiana mengatakan pembentangan jembatan di Sinjai ini merupakan kali kedua. Sebelumnya kata dia, di Desa Banoa, Kecamatan Sinjai Timur.

"Jembatan ke-78 ini, miliki panjang 87 meter dengan lebar 1,2 meter," kata Tedi dalam rilis yang diterima Tribun Timur, Minggu (4/8/2019).

Tedi melanjutkan, pembangunan jembatan ini dalam rangka mensukseskan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105.

Salain itu, tambah Tedi, program jembatan gantung untuk Indonesia ini dilaksanakan sejak 2015 lalu.

"Dan hingga saat ini sudah membangun di 11 provinsi di Indonesia termasuk di Sulsel," jelasnya.

Dandim 1424/Sinjai, Letkol Inf Oo Sahrojat menambahkan biaya pembangunan jembatan gantung ini merupakan hasil donasi dari pembaca Harian Kompas melalui Yayasan Kemanusiaan Kompas bekerjasama dengan Korem 141 Toddopuli.

Dansatgas TMMD ke-105 berharap jembatan semoga jembatan yang dibentangkan bersama Vertical Rescue Indonesia dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat tentunya.

"Semoga jembatan yang dibangun ini bisa bermanfaat dan digunakan sebagaimana mestinya," tutupnya.

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved