Kemenristek Dikti Janji Tingkatkan Mutu PT Swasta di Sulsel

Staf Ahli Menristek Dikti, Heri Purwanto, mengatakan peningkatan kualitas perguruan tinggi merupakan tugas dari Kemenristek Dikti.

Kemenristek Dikti Janji Tingkatkan Mutu PT Swasta di Sulsel
Ari Maryadi/Tribungowa.com
Mahasiswa Papua berswafoto dengan Staf Ahli Menristek Dikti, Heri Purwanto usai penutupan Diklat Bela Negara. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyampaikan peningkatan mutu perguruan tinggi swasta bakal digenjot ke depan. Termasuk di Sulawesi Selatan.

Staf Ahli Menristek Dikti, Heri Purwanto, mengatakan peningkatan kualitas perguruan tinggi merupakan tugas dari Kemenristek Dikti.

TRIBUNWIKI: 8 Film Kemerdekaan Jadi Rekomendasi untuk Rayakan Kemerdekaan RI

Satpol PP Turunkan 150 Personel, Imam Hud: PSM Bagian tak Terpisahkan dari Makassar

Jadwal Pilkades Belum Jelas di 25 Desa di Pangkep

Air Terjun Talondo Tallu di Balepe Tana Toraja Miliki Masapi 3 Ekor Warna Berbeda

Polres Mamasa Genjot Simulasi Demi Tingkatkan Pelayanan

Namun, Heri tidak menyampaikan bagaimana kondisi perguruan tinggi swasta yang di Sulawesi Selatan saat ini.

"Tugas kita meningkatkan mutu," kata Heri ketika dikonfirmasi Tribun Timur usai penutupan Diklat Bela Negara di Gowa, Jumat (2/8/2019).

Heri Purwanto datang mewakili Menristek Dikti, Moh Nasir yang berhalangan hadir dalam penutupan latihan ala militer bagi mahasiswa Papua itu.

"(Mutu) yang masih bawah akan kita tingkatkan ke atas, yang di atas akan lebih tinggi lagi," imbuh Heri.

Mahasiswa Papua berswafoto dengan Staf Ahli Menristek Dikti, Heri Purwanto usai penutupan Diklat Bela Negara.
Mahasiswa Papua berswafoto dengan Staf Ahli Menristek Dikti, Heri Purwanto usai penutupan Diklat Bela Negara. (Ari Maryadi/Tribungowa.com)

"(Di Sulawesi Selatan) akan kita genjot. Akan kita terbang tinggikan. Buat apa mendidik kalau lulusannya nanti tidak baik," sambung Heri.

Menurutnya, salah satu cara peningkatan kualitas perguruan tinggi tersebut yakni perekrutan jasa asing sebagai pimpinan kampus serta perekrutan dosen asing.

Meski demikian, kata Heri, perekrutan rektor dan dosen asing tersebut masih dalam tahap pengkajian. Kebijakan tersebut pun nantinya hanya akan diterapkan di tingkat nasional.

"Kebijakan ini tidak masalah untuk kepentingan bangsa. Ini masih nasional," tandasnya.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

TRIBUNWIKI: 8 Film Kemerdekaan Jadi Rekomendasi untuk Rayakan Kemerdekaan RI

Satpol PP Turunkan 150 Personel, Imam Hud: PSM Bagian tak Terpisahkan dari Makassar

Jadwal Pilkades Belum Jelas di 25 Desa di Pangkep

Air Terjun Talondo Tallu di Balepe Tana Toraja Miliki Masapi 3 Ekor Warna Berbeda

Polres Mamasa Genjot Simulasi Demi Tingkatkan Pelayanan

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved