Dua Tahun Pasca Diresmikan Jokowi, Pedagang Pasar Rakyat Maros Baru 'Bubar'

Pasar yang letaknya di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, diketahui hanya ramai sekitar lima bulan, pasca diresmikan Presiden RI, Joko Wido

Dua Tahun Pasca Diresmikan Jokowi, Pedagang Pasar Rakyat Maros Baru 'Bubar'
amiruddin/tribuntimur.com
Suasana terkini di Pasar Rakyat Maros Baru, yang sepi pembeli. 

TRIBUN-MAROS.COM, MAROS BARU - Kondisi Pasar Rakyat Maros Baru, di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) sepi pembeli, sejak dua tahun terakhir.

Pasar yang letaknya di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, diketahui hanya ramai sekitar lima bulan, pasca diresmikan Presiden RI, Joko Widodo.

Pasar tersebut diresmikan Jokowi, pada Kamis (13/7/2017) silam.

Saat peresmian, turut dihadiri ibu negara, Iriana Jokowi, Mensesneg Pratikno, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (gubernur saat itu), dan Bupati Maros Hatta Rahman.

TRIBUNWIKI: Tinggalkan Inter Milan, Simak Perjalanan Karier Radja Nainggolan

Kampung Sapiria Dibongkar Polisi, Begini Reaksi Direktur L-PKNM

Punya Ribuan Butir Obat Daftar G, Warga Dusun Batulappara Maros Terancam 10 Tahun

Kepala Bidang Pedagangan, Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Maros, Nasaruddin, tak menampik kondisi pasar yang sepi pengunjung.

Kondisi tersebut, kata dia, juga dipengaruhi adanya sejumlah pasar, yang beroperasi tak jauh dari Pasar Rakyat Maros Baru.

Seperti Pasar Sentral, maupun Pasar Tradisional Modern (Tramo), yang berada di Kecamatan Turikale.

Kedua pasar tersebut berada di ibu kota Kabupaten Maros.

"Kami terus berupaya mengembalikan kondisi pasar seperti dulu, agar kembali ramai pengunjung," kata Nasaruddin, Jumat (2/8/2019).

Salah satu caranya, kata dia, dengan melengkapi fasilitas pasar.

Halaman
123
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved