Ditembak Polda Sulsel dan Vonis Bebas PN Makassar, Kasasi Kijang Ditolak

Terdakwa itu, Syamsul Rijal alias Rijal alias Kijang (32) yang pernah ditembak petugas Ditresnarkoba Polda Sulsel dan mendapat vonis bebas Pengadilan

Ditembak Polda Sulsel dan Vonis Bebas PN Makassar, Kasasi Kijang Ditolak
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Polrestabes Makassar merilis 1 Kg narkoba jenis sabu di halaman depan Mapolrestabes, Jumat (28/6/2019) pagi. Rilis 1 Kg sabu-sabu ini dipimpin langsung Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, didampingi Kasatnarkoba Mapolrestabes, Kompol Diari Astetika. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Beredar kabar Mahkamah Agung (MA) menolak Kasasi, terdakwa atau tersangka kepemilikan sabu 3,4 Kg asal Makassar.

Terdakwa itu, Syamsul Rijal alias Rijal alias Kijang (32) yang pernah ditembak petugas Ditresnarkoba Polda Sulsel dan mendapat vonis bebas Pengadilan Negeri Makassar.

Pasalnya, MA tolak kasasi yang diajukan tim Jaksa Kejaksaan Negeri Makassar yang dilansir di Website MA, Jumat (2/8). Dalam nomor 1624 K / PID.SUS / 2019.

 Kejanggalan Kematian Aurellia Qurratu Aini, Paskibra dari SMA Al Azhar yang Meninggal Dunia Mendadak

 VIDEO: 2 Jam Lebih Tipikor Polres Geledah Kantor PU Jeneponto

TRAFFIC UPDATE: Sore Ini, Macet di Depan Kantor Camat Mandai Maros

Penolakan ini setelah putusan MA, Senin (29/7) waktu lalu yang diadili oleh ketua majelis Prof Surya Jaya bersama anggota Majelis, Margono dan Gazalba Saleh.

Menanggapi hal itu, Humas Pengadilan Negeri Makassar Bambang Nurcahyono mengaku, jika penolakan itu sudah ada di Website MA artinya sudah menjadi benar.

"Kalau sudah ada di Website MA artinya sudah benar, belum tentu yang dituduh bersalah itu adalah benar-benar bersalah ," kata Bambang, Jumat (2/8/2019) siang.

Sebelumnya, PN Makassar menyatakan kesiapannya jika tim Komisi Yudisial (KY) dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) adukan kasus putusan vonis bebas Kijang ke MA.

Pernyataan tersebut dikeluarkan pihak PN Makassar, setelah PN Makassar putuskan terdakwa Kijang kasus narkoba Sabu 3,4 Kg itu divonis bebas pada 8 Januari 2019.

 Kejanggalan Kematian Aurellia Qurratu Aini, Paskibra dari SMA Al Azhar yang Meninggal Dunia Mendadak

 VIDEO: 2 Jam Lebih Tipikor Polres Geledah Kantor PU Jeneponto

TRAFFIC UPDATE: Sore Ini, Macet di Depan Kantor Camat Mandai Maros

"Silahkan saja kalau ada yang keberatan atas putusan itu, majelis Hakim kan sudah sesuai dengan putusannya," kata Bambang saat Konferensi Pers, Rabu (13/2) silam.

Menurut Bambang, setiap orang yang di adili harus dilihat bukti-bukti yang sudah terungkap. Tapi selama Persidangan, bukti yang diajukan dianggap lemah selama itu.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved