Cegah Stunting, Unhas Gelar International Conference On Nutrition And Public Health
" Upaya ini sebagai salah satu penanganan stunting di Indonesia," kata Ketua Panitia ICNPH, Rahayu Indriasari PhD via rilis ke tribun-timur.com.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ansar
Hal itu berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) termasuk tahun 2018. Namun jumlahnya masih cukup besar.
"Karena itu 1000 hari kehidupan selama masa kehamilan hingga kelahiran dan selama masa bayi berumur dua tahun sangat penting untuk mendapat intervensi," katanya.
Stunting yang dipengaruhi oleh sosial, ekonomi dan sanitasi harus dicegah dan ditangani melalui berbagai pendekatan.
Salah satunya pendekatan sensitif untuk mempercepat determinan-determinan untuk penurunan stunting
"Utamanya pada penggunaan air bersih yang harus dipastikan, termasuk sanitasi air minum yang aman," tandasnya.
Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali mengemukakan ada dua yang menjadi masalah kesehatan.
Sehingga berakibat pada terjadinya stunting, yakni input gizi kurang dan akibat dari penyakit infeksi.
"Penyakit infeksi ini diakibatkan oleh lingkungan yang mengakibatkan cacingan dan diare," ujarnya.
"Semuanya kembali pada pola asuh, pelayanan kesehatan dan lingkungan yang sangat mempengaruhi," katanya.
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur: