Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Setelah Rumah Wartawan Serambi Indonesia Dibakar? Kini Kantor PWI Aceh Tenggara Diduga Dibakar OTK

Kalau sebelumnya rumah wartawan Serambi Indonesia yang diduga dibakar, kini giliran kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tenggara.

Editor: Arif Fuddin Usman
serambi indonesia/rasidan
Rumah wartawan Serambi, Asnawi Luwi, tinggal puing setelah terbakar pada Selasa (30/7/2019) dini hari. 

Korban meyakini rumahnya dibakar OTK terkait dengan pemberitaan yang sebelumnya dimuat di Serambi Indonesia.

Dalam beberapa bulan terakhir, Aswani sering memberitakan kasus Galian C dan illegal logging di lokasi PLTMH Lawe Sikap.

“Sebelumnya ada seseorang mendatangi rumah korban dan meminta nomor Hp Asnawi dari istrinya. Orang itu menggunakan sepeda motor dinas,” jelas Muslim yang menguatkan dugaan tersebut.

Peristiwa itu memunculkan keprihatinan berbagai kalangan, seperti aktivis sosial dan kemanusiaan, pekerja pers, aktivis antikorupsi, aktivis lingkungan, dan berbagai kalangan lainnya.

Semua pihak mendesak agar polisi bergerak cepat mengusut kasus yang mereka nilai sebagai bentuk teror kepada pekerja pers.

Lembaga/organisasi yang menyampaikan sikap antara lain Aliansi Jurnalis Independen (AJI), PWI, Koalisi NGO HAM Aceh, Walhi, anggota DPD-RI, anggota legislatif, Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Forum PRB Aceh, dan sejumlah elemen sipil lainnya.(nas/c40)

Polisi Periksa Enam Saksi

Sementara itu, Kapolres Aceh Tenggara (Agara), AKBP Rahmad Hardeni Yanto Eko Putra SIK, berjanji mengusut tuntas kasus kebakaran rumah Asnawi.

Menurut Kapolres, pihaknya akan menurunkan tim forensik dari Medan dan tim dari Polda Aceh untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kejadian tersebut.

“Sampai saat ini, kita sudah periksa enam warga setempat sebagai saksi terkait kasus kebakaran itu,” ujar AKBP Rahmad Hardeni.

Kapolres mengungkapkan, dirinya yang pertama kali mengetahui kejadian itu setelah dikabari oleh korban (Asnawi-red) dan meminta bantuan agar mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi rumahnya.

"Sehingga, saya bersama anggota lain langsung turun ke lokasi. Saya bersama anggota dan sejumlah warga sampai pukul 05.00 WIB pagi masih berada di tempat kejadian,” jelas Kapolres.

Agar segera terungkap siapa pelaku dan apa motifnya, AKBP Rahmad Hardeni meminta bantuan dan dukungan dari semua elemen masyarakat untuk melapor ke pihaknya jika ada informasi baru yang terkait dengan kejadian tersebut.

(SerambiIndonesia/Safriadi Syahbuddin)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul "Misteri Pria Tinggi Besar, Di Balik Kebakaran Rumah Wartawan Serambi di Aceh Tenggara"

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved