Ini Juara Lomba Festival Pangan Lokal di Toraja Utara
Festival pangan lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tahun 2019, diikuti beberapa Organisasi Wanita dan pengurus TP PKK se-Kecamatan.
Penulis: Risnawati M | Editor: Sudirman
TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Dinas Ketahanan Pangan (DKP), dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Toraja Utara, menggelar festival pangan lokal.
Festival pangan lokal Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) tahun 2019, diikuti beberapa Organisasi Wanita dan pengurus TP PKK se-Kecamatan.
Kegiatan festival pangan lokal dalam rangka, Hari Ulang Tahun (HUT) ke 11 Toraja Utara.
Diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Toraja Utara, Jalan Sam Ratulangi No 1 Kecamatan Rantepao, Sabtu (27/7/2019) siang.
BERLANGSUNG 0-0 Live Indosiar Live Streaming Madura United vs Badak Lampung FC - Satria Tama Starter
Kenang Penggrebekan BNN di Rumahnya, Raffi Ahmad Sebut Nama Wandah Hamida, Gimana Mereka Sekarang?
FAKTA-FAKTA Asmara Terlarang Kakak-Adik di Sulsel, Tak Tahan Nafsu Hingga Punya 2 Anak dalam 3 Tahun
Begini Suasana Official Training Persija Jelang Partai Final Piala Indoensia
Ketua TP PKK Toraja Utara, Linda Christine Sumilat Paembonan mengatakan, kegiatan festival diadakan untuk menyadarkan dan meningkatkan ketahanan pangan lokal, melalui produk non beras.
"Bertujuan mengajak Ibu-ibu dalam berkreatifitas mengelola makanan dalam memenuhi kebutuhan keluarga, keragaman konsumsi keluarga, yang diperoleh dari kebun sendiri," tutur Linda.
Linda mengucapkan selamat berlomba kepada peserta, kiranya kebersamaan terpenting dan semangat berkreatifitas masing-masing.
"Tahun ini mulai menggunakan program non plastik, dampaknya pada lingkungan dari segi kesehatan, dan kami terus menggerakkan kegiatan seperti ini," tambahnya.
Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bernetje S Toban mengatakan, dilaksanakannya kegiatan ini bertujuan untuk, meningkatkan pemahaman masyarakat dalam penerapan prinsip B2SA dengan memanfaatkan olahan pangan.
Selanjutnya, mendorong kreativitas dan inovasi dalam pengembangan olahan pangan lokal bernilai komersial.
"Kita gerakkan masyarakat untuk memahami, jika pangan di sekitar kita dapat dikelola sendiri," ucap Barnetje.
Dikatakan jika pada puncak HUT ke-11 Toraja Utara bulan Agustus mendatang, diadakan lomba yang sama membuat karya makanan tumpeng gizi seimbang non beras, dan terigu diikuti para OPD Pemkab Toraja Utara.
Juara 1 festival pangan lokal B2SA yakni, Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT), juara 2 Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana Kodim 1414 Tana Toraja, serta juara 3 Bhayangkari Cabang Tana Toraja.
Sementara juara kategori TP PKK Kecamatan diraih juara 1 Kecamatan Kesu, juara 2 Kecamatan Sanggalangi dan juara 3 Kecamatan Buntao. (*)
Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank1
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kalatiku-paembonan-melihat-langsung-karya-masakan-peserta.jpg)