Alasan RH Nekat Perkosa MS Si Tetangga saat Sedang Menyusui, Ternyata Sang Istri Baru Melahirkan

Alasan RH nekat perkosa MS tetangga saat sedang menyusui, ternyata sang istri baru melahirkan.

Alasan RH Nekat Perkosa MS Si Tetangga saat Sedang Menyusui, Ternyata Sang Istri Baru Melahirkan
KOMPAS.COM
Ilustrasi, seorang wanita diperkosa saat sedang menyusui. 

PALEMBANG, TRIBUN-TIMUR.COM - Alasan RH nekat perkosa MS tetangga saat sedang menyusui, ternyata sang istri baru melahirkan.

Pelecehan seksual oleh pelaku yang merupakan tetangga sendiri terjadi.

Peristiwa tersebut terjadi saat suami korban tak berada di rumah.

Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendri mengatakan, RH (38) nekat memperkosa tetangganya, MS (33), karena pelaku tak bisa menahan nafsu ketika melihat MS sedang menyusui anaknya.

Selain itu, kondisi istri RH yang baru saja melahirkan, diduga juga menjadi penyebab ia tak bisa menyalurkan hasratnya.

"Istrinya baru melahirkan dua hari kemarin. Diduga karena tidak kuat menahan nafsu jadi nekat memperkosa tetangganya tersebut," kata Hendri, saat dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (25/7/2019).

Baca: 4 Fakta Ibu Menyusui Diperkosa Tetangga, Ternyata di Sini Posisi Suami Sehingga Pelaku Bebas Beraksi

Menurut Hendri, hubungan antara RH dan MS pun sebagai tetangga tak pernah mempunyai masalah.

Bahkan, pihak keluarga terkejut ketika petugas menjemput RH di kediamannya usai dilaporkan oleh suami korban.

"Setelah dijelaskan istrinya baru mengetahui tindakan suaminya tersebut," ungkap Kapolsek.

Sajam Diberitakan sebelumnya, MS (33) seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan, menjadi korban pemerkosaan oleh RH (38) yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Baca: Tak Mampu Lunasi Utang di Fintech, Yuliana Indriati Disebut Rela Digilir Rp 1 Juta, Korban Mengadu

Baca: Kisah Polisi Lalu Lintas Tilang Jenderal TNI, Kapolda Minta Maaf dan Kembalikan Uang

Baca: Duh! Kemendagri Bocorkan Data Pribadi Kita ke 1.227 Lembaga, Termasuk ke Pembiayaan, Ini Tujuannya

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved