Januari-Juni 2019, 33 Anak Bone Ajukan Permohonan Nikah Dini

Ia menyebut angka dispensasi perkawinan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka perceraian.

Januari-Juni 2019, 33 Anak Bone Ajukan Permohonan Nikah Dini
Justang/Tribun Timur
Panitera Muda Pengadilan Agama Watampone, Jamaluddin 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR - Sedikitnya 33 anak usia dini atau anak di bawah umur mengajukan permohonan dispensasi perkwainan di Kantor Pengadilan Agama(PA) Kelas I A Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, setiap bulan.

Jumlah tersebut dari Januari hingga Juli tahun 2019.

Hal itu disampaikan oleh Panitera Muda Pengadilan Agama Watampone, Jamaluddin.

"Tahun 2019 sejak Januari sampai sekarang kurang lebih ada 33 permohonan dispensasi perkwainan yang masuk ke PA," kata Jamaluddin, Senin (22/7/2019).

Ia menyebut angka dispensasi perkawinan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka perceraian.

"Tetapi kalau itu juga tidak diberikan maka ketakutan orangtuanya akan terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap anak," tambahnya.

Ia menambahkan per tahun angka pernikahan dini dari permohonan dispensasi di Bone mencapai sekitar 100 kasus.

"Setiap tahun itu ada 100 lebih kasus pernikahan dini berdasarkan catatan Pengadilan Agama," katanya.

Informasi yang dihimpun tahun 2018 lalu sebanyak 100 kasus.

Tahun 2017, Data Pengadilan Agama Watampone mencatat ada 154 kasus pernikahan anak di bawah umur.

Setahun sebelumnya, tercatat ada 127 anak nikah di bawah umur.(TribunBone.com).

Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved