Catat Jadwal dan Link Resmi Pengumuman SIMAK UI, Jalur Terakhir Kuliah di Universitas Indonesia

Seleksi Masuk Universitas Indonesia atau SIMAK UI 2019 telah dilaksanakan pada 14 Juli dan 21 Juli 2019.

Catat Jadwal dan Link Resmi Pengumuman SIMAK UI, Jalur Terakhir Kuliah di Universitas Indonesia
SIMAK UI
SBMPTN 2019 Ditutup, Ini Jalur Lain Jika Ingin Kuliah di Universitas Indonesia, Ada Tes di Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM-Seleksi Masuk Universitas Indonesia atau SIMAK UI 2019 telah dilaksanakan pada 14 Juli dan 21 Juli 2019.

SIMAK UI merupakan Jalur Mandiri yang digelar Universitas Indonesia dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

Pelaksanaan ujiannya dilakukan serentak di sejumlah kota di Indonesia sehingga siapa pun yang ingin masuk Universitas Indonesia bisa mengikuti seleksi tanpa harus datang ke Kampus UI Depok.

Kota tempat digelarnya ujian SIMAK UI 2019 yaitu di DKI Jakarta (lima wilayah kota), Depok, Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan, Serang, Bogor, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Suarabaya, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, dan Makassar.

Baca: SBMPTN 2019 Ditutup, Ini Jalur Lain Jika Ingin Kuliah di Universitas Indonesia, Ada Tes di Makassar

Baca: Ingin Kuliah Gratis di Universitas Ternama Denmark dan Terima Tunjangan Biaya Hidup? Begini Caranya

Baca: Kemendikbud Tawarkan Beasiswa Unggulan, Ada untuk Masyarakat Berprestasi, Ini Panduan Cara Daftarnya

Dilansir dari Antara, Kepala Humas dan KIP UI Rifelly Dewi Astuti mengatakan, SIMAK UI diadakan sebagai upaya pemerataan kesempatan belajar di UI.

Pada pelaksanaan SIMAK UI, prgram studi Komunikasi, khususnya Pendidikan Vokasi, menjadi prodi yang paling banyak dipilih pada Seleksi Masuk Universitas Indonesia ( SIMAK UI) 2019.

Sebanyak 1.815 pendaftar memilih prodi tersebut.

"SIMAK" D3 sampai S3

SIMAK UI merupakan program seleksi mahasiswa UI yang diselenggarakan oleh UI untuk semua prodi dari jenjang vokasi (D3), sarjana (S1) kelas reguler, paralel, sarjana kelas internasional, sarjana kelas ekstensi/paralel bagi lulusan D3, profesi, magister spesialis, dan doktoral (S3).

“Untuk program S1 reguler, Prodi Hukum dipilih oleh 6.302 pendaftar dan menjadi prodi terbanyak dipilih,” kata Rifelly dalam keterangan tertulis.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved