126 Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Dilepas, Direktur Kemenag Titip 3 Pesan
Dalam tausiahnya, Ketua PWNU Sulsel, KH Hamzah Harun Al Rasyid, juga menitik beratkan pada kelebihan para jamaah calon haji ini.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tazkiyah Tour mengadakan acara makan malam dan doa bersama 126 jemaah haji di Dalton Hotel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Acara tersebut digelar sebelum jadwal keberangkatan para jamaah, Senin (22/7/2019) pagi.
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama RI, M Arfi Hatim, menyampaikan ucapan selamat atas terlaksananya pemberangkatan haji khusus ini.
Menurutnya, para jamaah yang melaksanakan haji adalah orang-orang pilihan.
"Bersyukurlah karena yang mengundang bapak dan ibu berhaji itu adalah langsung Allah Swt," ujarnya.
Arfi sapaan akrabnya juga berpesan tiga hal kepada jamaah yakni jaga niat, jaga kondisi, dan jaga nama baik Indonesia.
Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulsel, Anwar Abubakar menyebut, haji khusus Tazkiyah Tour ini sangat membantu masyarakat yang menjalankan ibadah.
Sebab, bisa mengakomodasi orang-orang yang tak bisa berhaji lewat jalur reguler dalam waktu singkat.
"Di Bantaeng misalnya, kalau kita daftar sekarang, 41 tahun ke depan baru bisa berangkat," tutur Anwar.
Dalam tausiahnya, Ketua PWNU Sulsel, KH Hamzah Harun Al Rasyid, juga menitik beratkan pada kelebihan para jamaah calon haji ini.
"Sudah beruntung mendapat porsi haji, punya keistimewaan pula," tuturnya.
"Dalam hadis disebutkan, doa orang yang berhaji pasti dikabulkan. Permohonan maafnya kepada Allah pasti diwujudkan," sambungnya.
Untuk diketahui, Tazkiyah Tour mengusung tema "Haji Sehat dan Mabrur".
Segala persiapan telah dilakukan termasuk, tim dokter serta pembimbing benar-benar dimaksimalkan untuk melayani jemaah.
"Selama tiga bulan ini, dokter kita bekerja keras untuk mengantar para jemaah ke kondisi prima," ucap Ahmad Yani Fachruddin, Presiden Direktur Tazkiyah Tour.
Dalam rombongan jemaah haji khusus Tazkiyah Tour ikut serta dua orang dokter, dr Wachyudi Muchsin dan dr Dewi Setiawati Muchsin.
Dua bersaudara itu menyiapkan dua koper obat-obatan dan nomor ponsel yang bisa setiap saat ditekan jemaah yang membutuhkan bantuan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/126-jemaah-haji-khusus-t.jpg)