Bupati Luwu Timur Kagum Sikap Toleransi yang Dimiliki Warga Lakawali

Husler mengatakan warga Desa Lakawali masih terus menjaga kebersamaan dan merawat toleransi di desanya. Tentunya baik bagi jalannya silaturahmi.

Bupati Luwu Timur Kagum Sikap Toleransi yang Dimiliki Warga Lakawali
Humas Luwu Timur
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler saat melayat di rumah duka, warganya yang beragama hindu meninggal di Desa Lakawali, Kecamatan Malili, Rabu (17/7/2019). Foto Humas Luwu Timur. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Bupati Luwu Timur, Thorig Husler kagum dengan toleransi warga Desa Lakawali, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Husler menemukan hal itu saat melayat di rumah duka, warganya yang beragama hindu meninggal di desa tersebut, Rabu (17/7/2019).

Kepala BNN Sulsel Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah Islam Athirah

Gempa Halmahera Selatan - Relawan LAZIS dan SAR Wahdah Islamiyah Bersiap Menuju Gane Dalam

Ini Agendanya Toraja International Festival ke-7 di Wisata Kete Kesu Toraja Utara

Pulau Satando Desa Mattiro Baji Tuan Rumah Upacara HKN

LPK Gelar Capacity Building untuk Perkuat Mutu dan Kualitas Produk Industri

Warga dari agama lain seperti Islam juga datang melayat di rumah duka.

Husler mengatakan warga Desa Lakawali masih terus menjaga kebersamaan dan merawat toleransi di desanya. Tentunya baik bagi jalannya silaturahmi.

"Kita bangga warga masih menjunjung dan menjaga kebersamaan mereka," kata Husler kepada TribunLutim.com, Kamis (18/7/2019).

Ia mengimbau warganya agar terus menjaga toleransi beragama dan mengutamakan persatuan dibanding pecah belah.

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler saat melayat di rumah duka, warganya yang beragama hindu meninggal di Desa Lakawali, Kecamatan Malili, Rabu (17/7/2019). Foto Humas Luwu Timur.
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler saat melayat di rumah duka, warganya yang beragama hindu meninggal di Desa Lakawali, Kecamatan Malili, Rabu (17/7/2019). Foto Humas Luwu Timur. (Humas Luwu Timur)

"Meski suasana duka, saya bangga melihat kebersamaan itu. Terus jaga situasi ini," pesan Husler.

Menurutnya, Luwu Timur adalah daerah punya keberagaman budaya maupun kepercayaan.

"Disamping itu, warganya bisa memahami perbedaan yang harus terus dijaga," tutur Husler.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Kepala BNN Sulsel Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah Islam Athirah

Gempa Halmahera Selatan - Relawan LAZIS dan SAR Wahdah Islamiyah Bersiap Menuju Gane Dalam

Ini Agendanya Toraja International Festival ke-7 di Wisata Kete Kesu Toraja Utara

Pulau Satando Desa Mattiro Baji Tuan Rumah Upacara HKN

LPK Gelar Capacity Building untuk Perkuat Mutu dan Kualitas Produk Industri

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Syamsul Bahri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved