PAD Bulukumba Turun, DPRD Usulkan Perampingan OPD

Pasalnya, penambahan OPD dinilai tak mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), di Kabupaten Berjuluk Butta Panrita Lopi itu.

PAD Bulukumba Turun, DPRD Usulkan Perampingan OPD
Humas Pemkab Bulukumba
Ketua Komisi B DPRD Bulukumba, Fahidin HDK. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Fraksi Indonesia Hebat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Sulsel, mengusulkan perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pasalnya, penambahan OPD dinilai tak mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), di Kabupaten Berjuluk Butta Panrita Lopi itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Legislator Hanura Bulukumba, Lukman, saat menghadiri Rapat Paripurna dengan agenda mendengar Pendapat Akhir Fraksi, Senin (15/7/2019).

"Kita akan dorong lagi revisi Perda OPD. Ini harusnya mengacu pada kebutuhan, bukan jumlah maksimal," jelas Lukman.

Lukman menilai, penambahan OPD di Bulukumba tak memberikan dampak, bahkan pendapatan daerah masih lebih banyak sebelum penambahan dilakukan.

54 Anak Pulau Balang Lompo Pangkep Disunat Gratis

Sudah Kantongi 2 Gelar Sepanjang 2019, Jonatan Christie Percaya Diri Tampil di Indonesia Open 2019

Live Indosiar! Persib Bandung vs Kalteng Putra, Berikut Prediksi Susunan Pemain/Starting XI

Jelang Lawan PSM, Ratusan Bonek Dijadwalkan Tiba di Makassar

Incar Tersangka Baru Kasus Rahman Pina, Polda Sulsel Tunggu Fakta Persidangan

Lukman menjelaskan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2018, Pemkab hanya mampu mencapai 68 persen atau sekitar Rp 120 Miliar saja.

Hal tersebut sangat rendah, dari target yang diberikan sebanyak Rp 200 Miliar lebih.

"Jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, 2018 ini paling terendah," sesal Lukman.

Ketua PKB Bulukumba, Fahidin HDK, yang juga tergabung dalam Fraksi Indonesia Hebat, juga mendukung hal tersebut.

Ia bahkan menilai, bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) di Bulukumba, juga menjadi salah satu penyebabnya.

"Kita akan usulkan untuk di kembalikan lagi ke jumlah OPD sebelumnya. Kalau tidak salah, dulu cuman 18 OPD, sekarang terlalu banyak, hanya jadi beban. 30-an kayaknya sekarang," pungkas Fahidin. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

54 Anak Pulau Balang Lompo Pangkep Disunat Gratis

Sudah Kantongi 2 Gelar Sepanjang 2019, Jonatan Christie Percaya Diri Tampil di Indonesia Open 2019

Live Indosiar! Persib Bandung vs Kalteng Putra, Berikut Prediksi Susunan Pemain/Starting XI

Jelang Lawan PSM, Ratusan Bonek Dijadwalkan Tiba di Makassar

Incar Tersangka Baru Kasus Rahman Pina, Polda Sulsel Tunggu Fakta Persidangan

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved