Baznas Enrekang Utus Sembilan Mahasiswa Ikuti Perkuliahan di STIBA Arraayah

Saat ini sudah ada sembilan mahasiswa calon dai asal Enrekang yang diutus Baznas untuk menjalani proses perkuliahan di STIBA Araayah.

Baznas Enrekang Utus Sembilan Mahasiswa Ikuti Perkuliahan di STIBA Arraayah
Muh Azis Albar/Enrekang
Para Pimpinan Baznas Enrekang melakukan monitoring dan evaluasi terkait mahasiswa STIBA Arrayah Sukabumi asal Enrekang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang menandatangani kerjasama dalam pengiriman calon dai asal Enrekang untuk melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Arraayah di Cikembar, Sukabumi Jawa Barat awal tahun ini.

Saat ini sudah ada sembilan mahasiswa calon dai asal Enrekang yang diutus Baznas untuk menjalani proses perkuliahan di STIBA Araayah.

Diakui Asisten, Raffi Ahmad Terlilit Banyak Utang hingga Tak Ada Waktu untuk Anak Istri Demi Lunasi

Bebas, Ilham Arief Sirajuddin: Alhamdulillah

Olehnya itu, para Pimpinan Baznas Enrekang melakukan monitoring dan evaluasi terkait mahasiswa STIBA Arrayah Sukabumi asal Enrekang.

Sekaligus menyerahkan bantuan kepada delapan mahasiswa dan mahasiswi asal Enrekang.

"Jadi kesini untuk monitoring para calon da'i asql Enrekang yang telah kuliah di Arrayah Sukabumi. Ada 9 anak anak Enrekang di sini," kata Pimpinan Baznas Enrekang bidang pengumpupan, Baharuddin, Senin (15/7/2019).

Menurutnya, pihaknya terus berupaya membantu pemerintah dalam menyukseskan visi misi Enrekang, maju, Aman, Sejahtera, dan Religius.

Khususnya dalam hal penyediaan tenaga ahli agama yang akan menjadi pelopor nilai religius di setiap desa.

Para Pimpinan Baznas Enrekang melakukan monitoring dan evaluasi terkait mahasiswa STIBA Arrayah Sukabumi asal Enrekang.
Para Pimpinan Baznas Enrekang melakukan monitoring dan evaluasi terkait mahasiswa STIBA Arrayah Sukabumi asal Enrekang. (Muh Azis Albar/Enrekang)

Sementara Pimpinan Baznas Enrekang lainnya, Ilham Kadir, mengatakan, Arrayah menjadi perguruan tinggi Islam nomor wahid dalam penguasaan bahasa Arab dan ilmu-ilmu keislaman.

Berdiri di atas lahan 25 hektar, dan mendidikan 1.300 lebih mahasiswa dan mahasiswi.

Araayah inilah miniatur kampus islami sesungguhnya, kampus mandiri, dan bersaing dalam skala internasional.

"Para siswa dibekali bahasa Arab, hafalan quran, dan ilmu syar'i, makanya kita terus pantau para mahasiswa utusan kita disinu agar terus belajar dan nanti kembali bisa membagi ilmunya di masyarakat Enrekang," ujarnya. (*)
(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved