Developer Bermasalah di Maros Tidak Terdaftar di Sireng, Yasser: Jangan Tergoda Harga Murah

Salah satu user, Adrianto menyesalkan ulah Direktur Utama PT Amanah Syariah Reskyta, Andi Muhammad Syaiful, yang diduga kabur membawa uang setoran.

Developer Bermasalah di Maros Tidak Terdaftar di Sireng, Yasser: Jangan Tergoda Harga Murah
DOK PI SULSEL
Ketua DPD Pengembang Indonesia (PI) Sulsel, Yasser Latief (kanan) dan GM PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Andi Bambang Yusuf saat penyerahan cenderamata, di Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Jalan Hertasning, Makassar, Sulsel, Jumat (12/07/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Puluhan user mendatangi kantor pemasaran PT Amanah Syariah Reskyta di Jl Poros Kariango, Kecamatan Mandau, Kabupaten Maros, Sabtu (13/7/2019) sore.

Salah satu user, Adrianto menyesalkan ulah Direktur Utama PT Amanah Syariah Reskyta, Andi Muhammad Syaiful, yang diduga kabur membawa uang setoran user.

Ogah Urusi Keputusan Wasit, Darije Kalezic Pilih Fokus Membenahi PSM

Viral, Samira Bahagia Suaminya Menikah Lagi, ini Alasannya!

Tak tanggung-tanggung, kata Adrianto, jumlah uang yang dibawa kabur Syaiful mencapai miliaran rupiah.

"Ada sekitar 600 user, dan uang muka itu Rp 5 juta. Jadi sekitar Rp 3 miliar, ditambah lagi dengan angsuran per bulan turut dibawa lari," ujarnya.

Saat ditelusuri, PT Amanah Syariah Reskyta merupakan salah satu pengembang perumahan berbasis syariah di Maros.

Saat dikonfirmasi prihal keanggotaannya di Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pengembang Indonesia (PI) Sulsel, sang ketua Yasser Latief merespon.

Ketua DPD PI Sulsel, Yasser Latief, meresmikan kantor Pengembang Indonesia (DPD PI) Sulsel di Kompleks Lily, Jl Boulevard, Panakukkang, Rabu (7/2/2018).Hadir dalam acara itu, para anggota PI dan mitra, pihak perbankan, seperti Kanwil BTN, BNI, Mandiri, Bank Sulselbar, Bank BKE, Bank BRI, Bank Artha Graha dan lainnya.Tampak hadir juga sejumlah notaris yang selama ini menjadi mitra PI dan Dewan Pengurus Pusat diwakili oleh M Rais Najamuddin yang juga Wakil Sekjen DPP PI. tribun timur/muhammad abdiwan
Ketua DPD PI Sulsel, Yasser Latief, meresmikan kantor Pengembang Indonesia (DPD PI) Sulsel di Kompleks Lily, Jl Boulevard, Panakukkang, Rabu (7/2/2018).Hadir dalam acara itu, para anggota PI dan mitra, pihak perbankan, seperti Kanwil BTN, BNI, Mandiri, Bank Sulselbar, Bank BKE, Bank BRI, Bank Artha Graha dan lainnya.Tampak hadir juga sejumlah notaris yang selama ini menjadi mitra PI dan Dewan Pengurus Pusat diwakili oleh M Rais Najamuddin yang juga Wakil Sekjen DPP PI. tribun timur/muhammad abdiwan (TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN)

"Nama developer itu kita cek di Sireng (Sistem Registrasi Pengembang) tidak terdaftar," ujar Yasser yang dihubungi, Minggu (14/7/2019).

Menurutnya, masyarakat bisa belajar dalam kasus ini, saat membeli rumah.

"Kita harus tahu track record pengembang, sebelum melakukan transaksi," katamya.

"Apalagi jika rumah belum ready. Misalnya, di mana proyek dari pengembang tersebut sebelumnya," jelas lelaki berkacamata itu.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved