Kubu Prabowo-Sandiaga Bawa Kisruh Pilpres 2019 ke Mahkamah Agung, Yusril: Ada Kesalahan Berpikir

Setelah permohonannya tak dikabulkan di Mahkamah Konstitusi (MK), kubu Prabowo-Sandiaga kini membawa kasus Pilpres 2019 ke Mahkamah Agung.

Kubu Prabowo-Sandiaga Bawa Kisruh Pilpres 2019 ke Mahkamah Agung, Yusril: Ada Kesalahan Berpikir
KOMPAS
Kubu Prabowo-Sandiaga Bawa Kisruh Pilpres 2019 di Mahkamah Agung, Yusril: Ada Kesalahan Berpikir 

Kuasa hukum Prabowo-Sandiaga, Nicholay Aprilindo, mengatakan, pihaknya meminta MA memeriksa pelanggaran administrasi Pilpres 2019 yang dianggap TSM.

"Bahwa Permohonan PAP yang dimaksud adalah bukan kasasi, tetapi merupakan permohonan kepada Mahkamah Agung untuk memeriksa pelanggaran administratif pemilu secara TSM," ujar Nicholay kepada Kompas.com, Kamis (11/7/2019).

Putusan Mahkamah Konstitusi

Seperti dikutip Kompas.com majelis hakim konstitusi menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 yang diajukan pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Mahkamah, permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum.

Dengan demikian, pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan memimpin Indonesia periode 2019-2024.

Putusan dibacakan Anwar Usman, Ketua MK yang memimpin sidang di Gedung MK, Jakarta, Kamis (27/6/2019) pukul 21.15 WIB.

"Dalam pokok permohonan, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," ujar Anwar Usman.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah resmi menetapkan pemenang Pilpres 2019.

Keputusan KPU suara sah pasangan nomor urut 01, Jokowi-Maruf Amin unggul atas pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved