Mau Tahu Kedekatan Orang Makassar dan Aborigin di Australia? Yuk ke Rumata' Artspace

Seniman asal Yirrkala Australia bersama seniman Makassar, menggelar pameran di Rumata' Artspace, Senin (8/7/2019) siang.

Mau Tahu Kedekatan Orang Makassar dan Aborigin di Australia? Yuk ke Rumata' Artspace
darul/tribun-timur.com
Salah satu pameran seni dinding di Rumata' Artspace, terkait seni kedekatan orang Makassar dengan orang Aborigin dari suku Yolngu di Australia. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seniman asal Yirrkala Australia bersama seniman Makassar, menggelar pameran di Rumata' Artspace, Senin (8/7/2019) siang.

Pameran ini bertajuk, Makassar-Yirrkala Artist Exchange Program Art Exhibition di Rumata' Artspace, di Jl Bontonompo, Kota Makassar dari 30 Juni sampai 13 Juli ini.

Operational Director Rumata' Artspace, Febrianty Hasanah (26) mengungkapkan, pameran ini menceritakan sejarah terkait hubungan orang Makassar dan Yirrkala.

Kekurangan Armada, Ratusan Penumpang di Pelabuhan Fery Mamuju Terlantar

Makan Siang Sepuasnya Rp 55 Ribu di Swiss Belhotel Makassar

"Pameran seni ini menceritakan tentang perspektif seniman Aborigin dari Yolngu (Yirrkala) dengan seniman dari Makassar," ungkap Febrianty saat ditemui di Rumata'.

Seniman asal Kota Makassar yang terlibat pada projek pameran di Rumata' Artspace ini ada tiga orang, diantaranya seperti Adi Gunawan, Muh. Rais dan Nurabdiansyah.

Sedangkan seniman asal Aborigin, suku Yolngu, Yirrkala Australia ada empat orang, Timmy "Djawa" Burarrwanga, Barayuwa Manungurr, Arian Pearson, Ishmael Marika.

Parkir di Bahu Jalan Ahmad Yani, Kendaraan Digembok Dishub Makassar

Kenalkan Aslindah, IRT Cantik JCH Asal Parepare

Diketahui, pameran ini ada delapan panel yang menggambarkan persahabatan yang hangat antara orang Makassar dan orang-orang dari suku Yolngu di Pantai Bawaka.

Kata Febrianty, salah satu gambaran yang membuat orang Makassar dan orang suku Yolngu sangat dekat saat orang Makassar mencari taripang di lau Pantai Bawaka.

"Kedekatan ini saat orang Makassar cari taripang disana, mereka (orang Makassar) sangat diterima pada saat itu. Makanya di pameran ini ada cerita itu," jelasnya. (*)

 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Klik Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved