Luwu Timur Endemis Rabies, Dinas Kesehatan Lakukan Ini

Penyakit rabies atau penyakit anjing gila merupakan penyakit menular yang bersifat zoonotik yaitu dapat ditularkan dari hewan kepada manusia.

Luwu Timur Endemis Rabies, Dinas Kesehatan Lakukan Ini
Ivan Ismar/Tribun Timur
Caption, sosialisasi rabies di Puskesmas Mangkutana. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Dinas Kesehatan Luwu Timur gencar sosialisasi bahaya rabies, cara pencegahan dan penanganannya.

Data dinas kesehatan ada 1.838 kasus gigitan hewan di Kabupaten Luwu Timur dari 2016 sampai Mei 2019. Kabupaten Luwu Timur termasuk daerah yang endemis rabies.

Program #JelajahIndonesiaTimur, Lion Air Tawarkan Tiket ke Wilayah Papua Mulai Rp 1.410.000

VIDEO: HUT ke 60 Maros, Karangan Bunga Padati Kantor Bupati

Penyakit rabies atau penyakit anjing gila merupakan penyakit menular yang bersifat zoonotik yaitu dapat ditularkan dari hewan kepada manusia.

Kecamatan Tomoni Timur adalah daerah tertinggi kasus gigitan hewan, disusul Kecamatan Wasuponda, Wotu, Tomoni, Mangkutana dan Burau.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Luwu Timur, Wardan mengatakan tingginya kasus gigitan perlu dibarengi kerja extra untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies.

Dimana penyakit ini bersifat zoonotik yaitu penyakit yang
dapat ditularkan dari hewan ke manusia melalui gigitan hewan penular rabies.

"Penyakit ini menyebabkan penderita tersiksa oleh rasa
haus namun sekaligus merasa takut terhadap air (hydrophobia),"

"Rabies bersifat fatal, baik
pada hewan maupun manusia, hampir seluruh pasien yang menunjukkan gejala klinis rabies (encephalomyelitis) akan diakhiri dengan
kematian," kata Wardan kepada TribunLutim.com, Kamis (4/7/2019).

Sosialisasi dilaksanakan sejak April 2019 di sejumlah Puskesmas Kalaena, Burau, Lakawali, Wasuponda, Tomoni dan Mangkutana.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved