Segini Harga Rumput Laut Katoni di Luwu Timur

Harga jual katoni dalam kondisi kering setelah dijemur di Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, berkisar Rp 22 ribu, sampai Rp 24 ribu per kilogram.

Segini Harga Rumput Laut Katoni di Luwu Timur
Ivan Ismar/tribun Timur
petani rumput laut katoni, Iwan sedang melihat kondisi katoni di perairan Teluk Bone, Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Sejumlah warga pesisir di Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), memilih menggeluti rumput laut jenis katoni.

Harga jual katoni dalam kondisi kering setelah dijemur di Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, berkisar Rp 22 ribu, sampai Rp 24 ribu per kilogram di pengepul.

Baca: TRIBUNWIKI: Resmi Selesaikan Wajib Militer, Berikut Profil Kim Soo Hyun

Baca: PENGUMUMAN SBMPTN 9 Juli 2019, Berkas Apa yang Harus Disiapkan Jika Lulus? Lalu Bagaimana Jika Tak?

Sementara rumput laut katoni yang masih basah Rp 4 ribu per kilogram, ke sesama petani. Katoni yang masih basah digunakan sebagai bibit.

Katoni dibudidaya warga Kecamatan Wotu, di perairan Teluk Bone. Katoni salah satu komoditi ekspor.

"Iya, harganya sekarang sekitar begitu Rp 22 ribu atau sampai Rp 24 ribu," kata petani katoni, Iwan kepada TribunLutim.com, Selasa (2/7/2019).

Ia mengatakan, cara budidaya katoni menggunakan tali. Tali diikat di tiang yang tertancap di dasar laut, atau petani menyebut tali pondasi.

Kemudian tali untuk bibit katoni diikat melintang ditali pondasi lengkap, dengan pelampung dari botol plastik (binto). Panjangnya tali bibit sampai 50 meter.

Ia menambahkan, bertani rumput laut katoni juga mengandalkan cuaca. Saat laut berombak, petani kadang was-was karena rumput kadang lepas dari tali karena arus.

Butuh waktu sekitar 30-40 hari, baru bibit yang sudah dipasang di laut bisa dipanen.

Tekstur katoni bercabang-cabang dan warnanya coklat, permukaannya licin. Rumput laut katoni dimanfaatkan dalam industri kosmetik, makanan, dan obat-obatan.

Budidaya rumput laut katonik jadi komoditi andalan warga yang tinggal di bagian pesisir Kecamatan Wotu.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved