VIDEO: Mahasiswa GAM dan Pegawai BPK Sulsel Saling Dorong

Keributan terjadi saat pengunjukrasa mencari seorang oknum di BPK bernama Gilang yang dianggap mengeluarkan perkataan melecehkan.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Unjukrasa Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) diwarnai keributan saat berunjukrasa di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (1/7/2019) siang.

Keributan terjadi saat pengunjukrasa mencari seorang oknum di BPK bernama Gilang yang dianggap mengeluarkan perkataan melecehkan.

Mereka pun meminta agar oknum bernama Gilang tersebut keluar menemui pengunjukrasa.

Bandingkan Spesifikasi Nokia 2.2 yang Dibanderol Rp 1,8 Juta dengan Nokia 4.2 Berharga Rp 2 Jutaan

Hari Pertama di Kantor Gubernur, KPK Bidik Pendapatan dan Asset Bermasalah Pemprov Sulsel

Namun, sejumlah pegawai yang berjaga mengatakan bahwa sang oknum bernama Gilang tidak berada di kantor.

Pernyataan itu pun direspon beringas oleh pengunjukrasa sehingga aksi saling dorong pun tidak terhindarkan.

Beruntung beberapa saat saling dorong, kedua kubu saling menenangkan diri.

"Kami sementara aksi, kemudian ada teman-teman yang bilang ada oknum bernama Gilang yang lecehkan gerakan kami. Jadi kami lansung kesini untuk bertemu dengan Gilang itu," kata Kader GAM Deni Abiyoga kerap disapa Goseld.

Selain itu, pengunjukrasa juga meminta agar BPK memberikan hasi audit keungan di 24 kabupaten kota di Sulsel mulai tahun 2016,2017 dan 2018.

Alasannya, pemberian predikat WTP atau WDP diduga pengunjukrasa tidak sesuai dengan relitas lapangan.

TRIBUNWIKI: Ini 6 SMP Negeri di Kecamatan di Ujung Tanah Makassar, 5 di Antaranya Ada di Pulau

Kunjungi Bontocani, Wagub Sulsel Pertimbangkan Pembangunan Jalan Poros Bone-Gowa

"Ada daerah yang terindikasi banyak terjadi korupsi tapi mendapat predikat WTP atau WDP, ini kan janggal. Makanya kami meminta hasil audit mulai 2016, 2017 dan 2018," ujar Gosald.

Hal lain, kata Goseld, ia juga kerap mendapati auditor BPK Sulsel yang diduga mendapat pasilitas dari pemerintah daerah saat melakukan audit.

"Saat auditor BPK ke lapangan, kami lihat mereka difasilitasi mulai dari makanan hingga penginapan mereka itu difasilitasi pemerintah daerah," terangnya. (tribun-timur.com).

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved