Kelakuan Aparat Desa yang Paksa Mahasiswi KKN Hibur Warga saat Pesta Miras Berakhir di Kantor Polisi

Kelakuan Aparat Desa yang Paksa Mahasiswi KKN Hibur Warga saat Pesta Miras Berakhir di Kantor polisi

Kelakuan Aparat Desa yang Paksa Mahasiswi KKN Hibur Warga saat Pesta Miras Berakhir di Kantor Polisi
KOMPAS.com/ Kiki Andi Pati
ILUSTRASI Botol Pesta Miras 

Mediasi pun dilakukan antara mahasiswa peserta KKN dan aparat desa yang bersangkutan.

Selain itu, anggota Polsek Dawan dan Polres Klungkung pun ikut serta dalam proses mediasi.

Ketika dihubungi, Camat Dawan AA Putra Wedana mengakui adanya proses mediasi tersebut.

Namun pihaknya tidak banyak berkomentar terkait persoalan itu.

"Sudah dimediasi," ujar Putra Wedana dengan singkat.

Baca: Radisyah Melati, Cucu SYL Pilih KKN di Gowa Setelah Dapat Masukan dari Sang Kakek

Baca: Dua Hari Pesta Miras, Satu Warga Baruga Luwu Timur Tewas, Dua Kritis

Baca: Wakil Bupati Gowa Minta Camat dan Kepala Desa Dukung KKN Kebencanaan

Pihaknya pum mengatakan persoalan tersebut sudah diselesaikan kedua belah pihak secara kekeluargaan.

"Saya hanya ngecek saja kesana. Sudah selesai itu," ujarnya.

Sementara itu, informasi dari universitas terkait telah mengambil keputusan untuk memindahkan mahasiswanya ke desa lainnya.

Petugas pun turun untuk ikut membantu pengawalan evakuasi mahasiswa yang berjumlah 21 orang.

Untuk sementara, mereka masih ditampung di kecamatan sambil menunggu lokasi penempanan KKN yang baru.( Nicolaus Ade)

Artikel ini telah tayang di posbelitung.co dengan judul Mahasiswi KKN yang Disuruh Hibur Aparat Desa Pesta Miras Akhirnya Lapor ke Polisi

Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved