Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUNWIKI: Penulis Arswendo Atmowiloto Dikabarkan Meninggal, Begini Kondisinya? Ini Jejak Kariernya

kondisi penulis serial Keluarga Cemara itu tidak meninggal dunia. Justru menurutnya, Arswendo mengalami perubahan kesehatan yang signifikan.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Arif Fuddin Usman
dok instagram
Arswendo Atmowiloto 

Pada tahun 1975 dalam sayembara yang sama dia mendapatkan Hadiah Harapan atas drama Sang Pangeran.

Dramanya yang lain, Sang Pemahat, memperoleh Hadiah Harapan I Sayembara Penulisan Naskah Sandiwara Anak-Anak DKJ 1976.

Selain itu, karyanya Dua Ibu (1981), Keluarga Bahagia (1985), dan Mendoblang (1987) mendapatkan hadiah Yayasan Buku Utama Departemen P & K tahun 1981, 1985, dan 1987.

Tahun 1987 Arswendo memperoleh Hadiah Sastra Asean.

Data diri:

Nama: Arswendo Atmowiloto

Nama lahir: Sarwendo

Lahir: Surakarta, Indonesia, 26 November 1948

Pekerjaan: Penulis, wartawan

Pasangan: Agnes Sri Hartini

Karya:

Bayiku yang Pertama (Sandiwara Komedi dalam 3 Babak) (1974)

Sang Pangeran (1975)

Sang Pemahat (1976)

The Circus (1977)

Saat-saat Kau Berbaring di Dadaku (1980)

Dua Ibu (1981)

Serangan Fajar (diangkat dari film yang memenangkan 6 Piala Citra pada Festival Film Indonesia) (1982)

Pacar Ketinggalan Kereta (skenario dari novel "Kawinnya Juminten") (1985)

Anak Ratapan Insan (1985)

Airlangga (1985)

Senopati Pamungkas (1986/2003) - dianggap sebagai bestseller oleh Gramedia

Akar Asap Neraka (1986)

Dukun Tanpa Kemenyan (1986)

Indonesia from the Air (1986)

Garem Koki (1986)

Canting (sebuah roman keluarga) (1986) - dianggap sebagai bestseller oleh Gramedia

Pengkhianatan G30S/PKI (1986)

Lukisan Setangkai Mawar (17 cerita pendek pengarang Aksara) (1986)

Telaah tentang Televisi (1986)

Tembang Tanah Air (1989)

Menghitung Hari (1993)

Sebutir Mangga di Halaman Gereja: Paduan Puisi (1994)

Projo & Brojo (1994)

Oskep (1994)

Abal-abal (1994)

Khotbah di Penjara (1994)

Auk (1994)

Berserah itu Indah (kesaksian pribadi) (1994)

Sudesi: Sukses dengan Satu Istri (1994)

Sukma Sejati (1994)

Surkumur, Mudukur dan Plekenyun (1995)

Kisah Para Ratib (1996)

Senja yang Paling Tidak Menarik (2001)

Pesta Jangkrik (2001)

Keluarga Cemara 1

Keluarga Cemara 2 (2001)

Keluarga Cemara 3 (2001)

Kadir (2001)

Keluarga Bahagia (2001)

Darah Nelayan (2001)

Dewa Mabuk (2001)

Mencari Ayah Ibu (2002)

Mengapa Bibi Tak ke Dokter? (2002)

Dusun Tantangan (2002)

Fotobiografi Djoenaedi Joesoef: Senyum, Sederhana, Sukses (2005)

Kau Memanggilku Malaikat (2007)

Imung

Kiki

Mengarang Itu Gampang

Sinetron

1 Kakak 7 Ponakan (RCTI, 1996)

Keluarga Cemara (RCTI, 1996-2002)

Deru Debu (SCTV, 1994-1996)

Jalan Makin Membara II (SCTV, 1995-1996)

Jalan Makin Membara III (SCTV, 1996-1997)

Imung (SCTV, 1997)

Ali Topan Anak Jalanan (SCTV, 1997-1998)

Sumber berita: http://www.tribunnews.com/seleb/2019/06/28/dikabarkan-meninggal-sahabat-sebut-kondisi-terkini-arswendo-atmowiloto-perlu-istirahat

Sumber foto: Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Budayawan Arswendo (kiri), Penikmat Sepak Bola Ronal Surapradja (kanan), foto saat Diskusi Bola Juara di Kawasan Agus Salim, Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2019). Diskusi bola Juara ini mengangkat Tema "Sepak Bola Indonesia di Persimpangan" . Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved