Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa Mbojo Bima-Dompu NTB Gelar Sharing Session Bersama Alumni dan Dosen di Makassar

Kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi antara Iwa Mbojo Unhas dengan dosen dan alumni Unhas.

Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Arif Fuddin Usman
Mahasiswa Mbojo Bima-Dompu NTB Gelar Sharing Session Bersama Alumni dan Dosen di Makassar - mahasiswa-mbojo-bima-dompu-nusa-tenggara-barat-ntb-1.jpg
dok iwa mbojo
Mahasiswa Mbojo (Bima-Dompu) Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar Diskusi Terbuka, di Maxe Barber & Cafe di Kota Makassar, Rabu (26/6/2019) lalu.
Mahasiswa Mbojo Bima-Dompu NTB Gelar Sharing Session Bersama Alumni dan Dosen di Makassar - mahasiswa-mbojo-bima-dompu-nusa-tenggara-barat-ntb-3.jpg
dok iwa mbojo
Mahasiswa Mbojo (Bima-Dompu) Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar Diskusi Terbuka, di Maxe Barber & Cafe di Kota Makassar, Rabu (26/6/2019) lalu.
Mahasiswa Mbojo Bima-Dompu NTB Gelar Sharing Session Bersama Alumni dan Dosen di Makassar - mahasiswa-mbojo-bima-dompu-nusa-tenggara-barat-ntb-2.jpg
dok iwa mbojo
Mahasiswa Mbojo (Bima-Dompu) Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar Diskusi Terbuka, di Maxe Barber & Cafe di Kota Makassar, Rabu (26/6/2019) lalu.

Harapan besar kami, potensi ini bisa dikembangkan lagi untuk menunjang lapangan pekerjaan serta menambah pendapatan masyarakat dan Pemerintah Daerah.

“Ikan cakalang di perairan Bima berkembang pesat, ini menjadi pendapatan tambahan untuk nelayan. Bima juga memiliki laut dan pantai yang indah, ini merupakan potensi wisata yang patut kita dukung dan kembangkan,” jelas dosen Kelautan Unhas ini.

Mahasiswa Mbojo (Bima-Dompu) Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar Diskusi Terbuka, di Maxe Barber & Cafe di Kota Makassar, Rabu (26/6/2019) lalu.
Mahasiswa Mbojo (Bima-Dompu) Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar Diskusi Terbuka, di Maxe Barber & Cafe di Kota Makassar, Rabu (26/6/2019) lalu. (dok iwa mbojo)

Dr H M Dahlan Abubakar dalam sesi terakhir mengatakan, membangun relasi yang baik dengan siapapun merupakan sebuah modal untuk masa mendatang.

Kemudian untuk adik mahasiswa, Indeks prestasi Komulatif seseorang tidak menjamin suksesnya seseorang akan tetapi skill seseoranglah yang menentukan masa depannya.

“Bagaimanapun hebatnya kita tanpa jejaring kita bukan apa-apa, makanya perlu membangun relasi yang baik dengan siapapun.

“Tinggi rendahnya nilai IPK seseorang tidak menentukan masa depannya tapi kemampuan apa yang kamu punya dan relasi apa yang sudah di bangun untuk rencana masa mendatang,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved