Setelah Bandung, Giliran di Makassar Driver Ojol Pindah ke Gojek
Setelah Bandung, giliran pengemudi ojek online (ojol) Makassar yang berpindah ke operator transportasi berbasis aplikasi tersebut.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
“Selain soal skema pembayaran Gojek yang lebih benefit dari pada Grab, teman-teman beralasan bahwa Gojek lebih menghargai drivernya. Jadi, kami tidak perlu khawatir lagi dalam bekerja,” katanya.
VP of Croporat Affairs PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) Michael Reza mengatakan, Gojek Indonesia memang memprioritaskan keamanan dan keselamatan, baik pelanggan maupun mitranya.
Dia juga turut mengapresiasi Satgas Laka Gojek yang telah bekerja cepat dan taktis. Sehingga situasi darurat yang menimpa mitra dapat diselesaikan dengan optimal.
“Kami juga mengapresiasi cutomer atas kesigapannya menghubungi Unit Darurat Gojek untuk dapat memberikan pertolongan lebih lanjut. Ini dapat menjadi contoh yang baik bagi penumpang ataupun driver lain, dalam menyikapi situasi darurat yang dihadapi saat berada di perjalanan,” kata Michel.
Gojek, lanjut Michael, senantiasa mengahadirkan layanan yang mampu menjawab solusi pengguna dan mitra driver.
Salah satunya layanan Unit Darurat yang telah menyelamatkan nyawa mitranya.
Unit Darurat Gojek merupakan layanan untuk merespon situasi emergency dengan cepat. Sehingga masyarakat dapat terus menggunakan layanan transportasi Gojek dengan aman dan nyaman.(tribun-timur.com)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow IG resmi Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur: