Setelah Bandung, Giliran di Makassar Driver Ojol Pindah ke Gojek
Setelah Bandung, giliran pengemudi ojek online (ojol) Makassar yang berpindah ke operator transportasi berbasis aplikasi tersebut.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Dia mengungkapkan, pembayaran Gojek bisa diterima driver per hari.
Sedangkan kompetitor, pembayaran dilakukan dengan periode tertentu.
“Ini masalah teknis yang membuat teman-teman berbondong-bondong pindah ke Gojek,” katanya.
Cang Rahman berpendapat, teman-teman mitra driver juga merasa lebih aman bekerja dengan perusahaan yang dibangun oleh Nadiem Makarim tersebut.
Seperti kasus driver mitra Go-car yang mengalami kejang-kejang beberapa waktu lalu di Jakarta Selatan.
“Ini juga yang bikin teman-teman driver salut. Mereka tentu lebih ingin bekerja, mencari penumpang dengan aman. Langkah Tim Satgas Laka Gojek yang bergerak cepat dan penanggungan uang pengobatan yang cepat tentunya kami apresiasi,” katanya.
Kepedulian Gojek untuk Drivernya
Driver ojek online mengapresiasi langkah gerak cepat Gojek dalam menanggapi laporan mitranya yang mendadak pingsan saat mengantar customer.
Beberapa hari yang lalu, seorang driver Go-car mengalami kejang-kejang dan pingsan saat mengantarkan penumpang di Jakarta Selatan.
Untungnya, Wira Hadi seorang driver Go-car yang mengalami penurunan trombosit tersebut berhasil diselamatkan.
Pihak Gojek dan pihak Satgas Laka Gojek langsung merespon cepat sehingga nyawa korban berhasil diselamatkan. Tidak hanya itu, Gojek juga menanggung biaya pengobatan korban.
Ketua Driver Ojek Online Indonesia Muhammad Rahman Tohir mengatakan, hal tersebut menjadi bukti bahwa Gojek memiliki tingkat kepedulian tinggi kepada mitranya. Dia mengapriasi bahwa langkah Gojek tersebut bukan hanya sebuah slogan, tapi adalah tindakan.
“Saya pribadi sangat mengapresiasi respon cepat manejemen Gojek karena ini menyangkut nyawa. Apalagi ini nyawa mitranya. Kalau tidak direspon cepat, bisa kita bayangkan apa yang terjadi,” kata Rahman dalam siaran persnya, Selasa (25/6/2019).
Dengan keberhasilan Gojek dalam menyelesaikan insiden tersebut, banyak mitra driver, termasuk dari Grab yang salut. Rahman mengatakan, hal tersebut membuat ribuan mitra driver ojek online di Grab pindah menjadi mitra Gojek.
Satgas Laka Gojek merespon cepat laporan driver yang kecelakaan. Tidak hanya itu, Gojek juga menanggung biaya pengobatan korban. (Dok. Gojek)
Dalam satu minggu terakhir, ada ribuan driver mitra yang migrasi dari Grab ke Gojek. Menurut Rahman, ini adalah salah satu apresiasi nyata para mitra driver kepada aplikator karya anak bangsa tersebut.